6 Fakta Pengaruh Gerhana Bulan terhadap Kesehatan Manusia

Hantoro, Jurnalis · Rabu 26 Mei 2021 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 481 2415637 6-fakta-pengaruh-gerhana-bulan-terhadap-kesehatan-manusia-V7Thx4sIeW.jpg Ilustrasi gerhana bulan total. (Foto: Daily Express)

GERHANA bulan total (GBT) atau Super-Blood Moon akan dapat disaksikan hampir di seluruh wilayah Indonesia mulai Rabu sore nanti. Fenomena alam gerhana bulan ini akan mulai terjadi pada pukul 16.00 WIB.

Gerhana bulan total merupakan salah satu peristiwa alam terhalanginya sinar matahari oleh Planet Bumi. Ini menyebabkan tidak semua cahaya matahari sampai ke bulan. Gerhana bulan total terjadi ketika posisi matahari-Bumi-bulan sejajar.

Baca juga: Nanti Malam Jangan Lupa Lihat Gerhana Bulan Total, Tidak Perlu Pakai Alat Bantu Optik 

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebut fenomena gerhana bulan total ini merupakan fenomena alam yang sangat spesial karena hanya terjadi 195 tahun sekali.

Proses gerhana bulan total kali ini diprediksi berlangsung 3 jam 7 menit yang akan diawali gerhana penumbra pada pukul 15.46.37 WIB dan kontak terakhir penumbra pukul 20.51.16 WIB yang mengakhiri seluruh proses gerhana. Durasi puncak gerhana akan berlangsung selama 14 menit dan 30 detik.

Fenomena Super-Blood Moon hanya terjadi ketika fase bulan penuh dan mengalami gerhana bulan total. Bulan akan tampak berwarna merah dan akan semakin merah bergantung dengan ketebalan partikel di atmosfer Bumi yang ditembus cahaya itu seperti polusi udara atau tutupan awan.

Gerhana bulan. (Foto: Wirestock/Freepik)

Sementara dari segi kesehatan, adakah pengaruh fenomena alam gerhana bulan total terhadap kesehatan manusia?

Seperti dikutip dari laman Ayurmantra, Rabu (26/5/2021), tidak ada penjelasan tentang pengaruh gerhana bulan terhadap kesehatan manusia. Belum ada penelitian terkait efek siklus bulan pada manusia dan hewan.

Tapi, dunia medis memperingatkan jangan melihat gerhana matahari dengan mata telanjang. Sementara tidak apa-apa menyaksikan gerhana bulan tanpa alat bantu optik.

Baca juga: Ini Waktu Pelaksanaan dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Total 

Berikut ini fakta-fakta fenomena alam gerhana bulan dan pengaruhnya terhadap kesehatan tubuh manusia.

1. Melihat langsung gerhana bulan tidak merusak mata. Tapi berbeda untuk gerhana matahari, justru bisa menyebabkan cedera retina yang parah.

2. Dalam literatur Allopathy tidak disebutkan tentang efek berbahaya gerhana pada kehamilan.

3. Tidak ada ilmu pengetahuan yang menyebutkan bahwa ibu melahirkan saat gerhana bulan bisa menimbulkan gangguan kesehatan atau kelainan pada anak.

4. Gerhana bulan sering dikaitkan dengan penyakit mental. Tapi sebenarnya ini adalah peningkatan tekanan darah, denyut nadi, dan perilaku mental abnormal yang menghubungkannya dengan air pasang di laut.

Baca juga: Besok Gerhana Bulan Total, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Kaum Muslimin 

5. Nyamuk mungkin akan bertambah banyak ketika gerhana bulan. Dalam penelitian terhadap nyamuk di lokasi rawa pesisir di Chambers County, terlihat bahwa spesies nyamuk Aedes, Anopheles, Culex, dan Psorophora tertentu meningkat selama gerhana bulan dan menurun saat bulan purnama.

6. Gerhana bulan sama sekali tidak berbahaya terhadap kesehatan. Tapi ada hal yang mesti diperhatikan, yakni dikarenakan saat gerhana bulan terjadi cahaya di alam terbuka menjadi gelap, maka hati-hatilah dalam melangkah. Bila tidak, bisa tersandung dan menyebabkan luka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini