Gerhana Bulan Total Boleh Dilihat dengan Mata Telanjang?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 26 Mei 2021 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 481 2415651 gerhana-bulan-total-boleh-dilihat-dengan-mata-telanjang-dFxFbM8Fn1.jpg Ilustrasi gerhana bulan total. (Foto: NASA)

GERHANA bulan total (GBT) atau Super-Blood Moon dilaporkan akan terjadi malam ini, Rabu 26 Mei 2021. Fenomena langka tersebut bisa dilihat mulai pukul 15.45 WIB di hampir semua wilayah Indonesia.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan bahwa gerhana bulan total yang akan terjadi nanti malam akan jauh lebih indah dibandingkan sebelumnya. Hal itu terbaca dari lebar sudut penampakan gerhana yang jauh lebih besar dan pancaran sinar dikatakan lebih terang dari sebelumnya.

Baca juga: 6 Fakta Pengaruh Gerhana Bulan terhadap Kesehatan Manusia 

"Super-Blood Moon atau gerhana bulan total yang akan terjadi malam ini lebar sudutnya akan lebih besar 13,77 persen bila dibandingkan dengan ketika berada di titik terjauhnya (apoge). Kecerlangannya juga 15,6 persen lebih terang dari rerata dan 29,1 persen lebih terang dibandingkan ketika apoge," terang LAPAN dalam laman resminya.

Ilustrasi gerhana bulan total. (Foto: Dailystar)

Dikarenakan lebih indah dari sebelumnya, Anda pasti jadi makin penasaran melihatnya kan? Tapi, apakah boleh melihat gerhana bulan total dengan mata telanjang? Atau, perlu kacamata khusus untuk menyaksikan fenomena alam yang sangat langka tersebut?

Baca juga: Ini Link Live Streaming Lihat Gerhana Bulan Total Nanti Malam 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerangkan bahwa masyarakat diperbolehkan melihat gerhana bulan total dengan mata telanjang alias tidak perlu alat bantu khusus seperti kacamata 3D misalnya.

"Gerhana bulan total aman disaksikan oleh masyarakat dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kacamata khusus gerhana," terang BMKG.

Tapi, ada catatan penting yang harus diperhatikan masyarakat saat mau melihat gerhana bulan total. "Fenomena ini dapat disaksikan jika kondisi cuaca cerah berawan," singkatnya.

Baca juga: Ini Waktu Pelaksanaan dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Total 

Pada puncak gerhananya, di sebagian besar wilayah Indonesia posisi bulan dekat dengan horizon di bagian timur sehingga memungkinkan pengamat untuk dapat mengabadikan kejadian gerhana ini dengan latar depan bangunan yang bersejarah atau ikonis.

Namun, masyarakat yang berada di pesisir atau pinggir laut (pantai) diimbau untuk mewaspadai terjadinya pasang air laut yang lebih tinggi dari pasang normalnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini