Remaja Harus Tahu, Ini yang Dilakukan Jika Pertama Kali Menstruasi

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Kamis 27 Mei 2021 00:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 481 2415861 remaja-harus-tahu-ini-yang-dilakukan-jika-pertama-kali-menstruasi-cKV6Rj1w0A.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

REMAJA perempuan perlu tahu seputar manajemen kebersihan menstruasi. Namun sayangnya, menstruasi tampaknya juga belum menjadi isu yang lumrah dibicarakan oleh masyarakat Indonesia.

Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017 mengindikasikan 1 dari 5 remaja perempuan tidak pernah berdiskusi seputar menstruasi dengan orang dewasa sebelum mengalami menarke. Lalu 41% remaja perempuan memilih untuk merahasiakan bila sedang menstruasi, guna menghindari rasa malu dan takut terhadap orang lain di sekolah, terutama remaja laki-laki.

Bahkan, hal ini menjadi salah satu alasan yang menyebabkan 1 dari 6 remaja perempuan terpaksa tidak masuk sekolah selama satu hari atau lebih pada saat mereka sedang menstruasi.

Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia Natalia Soebagjo menuturkan, pengetahuan yang kurang memadai mengenai menstruasi, telah membatasi partisipasi dan prestasi remaja perempuan di sekolah. "Oleh karena itu, edukasi manajemen kebersihan menstruasi ini perlu digalakkan guna memberikan kepercayaan diri bagi remaja," katanya.

Senada, Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Damarizqa Dara Sjahruddin, M.Ked.Klin., SpOG mengatakan, remaja perempuan harus dibekali bagaimana siklus menstruasi yang normal dan cara menangani menstruasi yang bersih dan sehat. Seperti memakai pembalut berdaya serap baik, mengganti pembalut setiap 3-4 jam sekali, serta mencuci tangan yang bersih sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

"Ajak mereka untuk terbuka apabila mereka mengalami hal yang tidak normal saat menstruasi," ujarnya lewat keterangan Johnson & Johnson Indonesia.

Ditambahkan Psikolog Anak dan Remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psi, edukasi menstruasi sangat menentukan kesehatan reproduksi perempuan ke depannya. Penting bagi remaja perempuan untuk memahami betul tentang menstruasi, mulai dari bagaimana menjaga kebersihan menstruasi dan apa implikasi dari tanggung jawab seksual di dalamnya.

"Orangtua dan guru di sekolah perlu menyadari meski menstruasi merupakan hal lazim yang terjadi, tetapi menyikapinya tidak bisa dianggap hal yang remeh," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini