43% Mereka yang Pakai Masker Alami Jerawat

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 27 Mei 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 611 2416273 43-mereka-yang-pakai-masker-alami-jerawat-OQtoXx1WS3.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEMAKAI masker menjadi hal wajib di era pandemi. Sayangnya untuk para wanita kerap mengeluh jerawatan akibat terlalu lama memakai masker.

Bahkan keluhan itu masuk dalam kategori maskne. Secara medis masuk ke dalam kelompok acne mechanica, yaitu jerawat yang terjadi akibat tekanan dan gesekan.

Diungkapkan Spesialis Kulit Dr. Vidyani Adiningtyas, Sp.DV, yang biasa dipanggil Dr. Tyas dari Ristra Klinik Indonesia, hingga saat ini belum ada data epidemiologi Indonesia yang menunjukkan jumlah keluhan para penderita maskne. Hanya ada satu penelitian cross sectional di India, yang diambil di tahun 2020 terhadap 400 partisipan penelitian di Chennai, India yang mengalami ‘facial dermatoses’ akibat penggunaan masker.

 masker

"Hasilnya, 43% mengalami maskne, 28% mengalami dermatitis seboroik, 18% mengalami dermatitis akibat friksi, 16% mengalami dermatitis kontak, dan sisanya mengalami cheilitis, serta non spesific erythema," ungkapnya lewat keterangan resmi.

Walau tidak ada penelitian khusus di Indonesia, Dr Tyas meyakini bahwa kondisi serupa terjadi juga di Indonesia. Banyak perempuan Indonesia mengeluh jerawatan di area kulit yang tertutup masker, yaitu di pipi, dagu dan rahang.

Dr Tyas juga menjelaskan alasannya. Ya, ketika dalam waktu yang lama menggunakan masker, uap udara dari napas, suhu tubuh dan keringat akan menyebabkan kelembapan, squalene meningkat dan merangsang kelenjar sebum yang menghasilkan banyak minyak.

"Apalagi jika kulit wajah kotor dan bercampur sel kulit mati, maka akan sangat mudah menyumbat pori-pori kulit. Kondisi ini akan merangsang kolonisasi dari bakteri C.acnes di kulit."

"Lebih buruk lagi, gesekan masker dengan kulit juga bisa membuat iritasi yang membuat peradangan lebih parah pada area yang berjerawat," kata dia.

Dr Tyas menyarankan, untuk mencegah timbulnya jerawat, Anda perlu membersihkan wajah menggunakan sabun cuci wajah dengan pH balance 2x/hari. Selain itu harus tidur minimal 8 jam, hindari stres, hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi, serta rajib membersihkan benda-benda yang sering dipakai yang kontak dengan kulit wajah.

"Termasuk halnya dalam menggunakan masker wajah. Segera ganti masker wajah begitu terasa lembap dan kotor.

Sementara itu, jika kulit wajah Anda berjerawat, sebaiknya lakukan perawatan sesuai dengan kondisi wajah dan jerawat. “Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan produk treatment spot jerawat yang memiliki active ingredients, seperti: salisil acid, benzoil peroxide, sulfur, calamine dan zinc oxide, camphor," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini