Dendy Darman hingga dr Tirta Bakal Kupas Tuntas Perjalanan Fashion Distro dan Sneaker Lokal di The Waves Vision+

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 194 2416940 dendy-darman-hingga-dr-tirta-bakal-kupas-tuntas-perjalanan-fashion-distro-dan-sneaker-lokal-di-the-waves-vision-uQs9SZnRNi.jpg Vision+ Original The Wave (Foto : MNC Media)

Series dokumenter The Waves Vision+ bakal menampilkan beberapa narasumber penting dalam dunia fashion sub-kultur di Indonesia. Seperti halnya, pada episode pertama, dokumenter ini akan membahas tentang sejarah distro yang mulai merebak di Indonesia tahun 90-an.

Untuk membahas hal tersebut tak lengkap rasanya bila tak berbincang dengan sosok Dendy Darman yang merupakan founder Unkl347. "Siapa yang enggak kenal brand itu kita semua kalau ke Bandung pasti beli. Lalu nanti ditahun 2010 ada founder the Good Dept ada mas Anton (Anton Wirjono). Lalu diakhir nanti ada dr. Tirta yang menjadi penggerak massanya," kata Founder Founder Urban Sneaker Society, Sayed saat ditemui di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, Jumat (28/5/2021).

Dendy Darman

Baca Juga : Mulai Tayang Hari Ini, Docuseries The Waves Jadi Suguhan Menarik untuk Industri Fashion

Seperti diketahui, selain aktif sebagai tenaga kesehatan, dr. Tirta juga memiliki bisnis cuci sepatu. Dia juga merupakan penggagas local pride brand. Sayed juga melanjutkan perkembangan brand sneaker lokal memang tidak bisa diragukan lagi belakangan ini.

Vision Original

"Kita memang sudah berusaha mencari narasumber yang terbaik. Narasumber ini nantinya yang akan mewakili gelombang-gelombang tersebut. Nantinya kita akan mewakili mereka itu karena kita anggap mereka itu penggerak di jamannya," katanya.

Nantinya The Waves memang akan menampilkan 6 episode, dimana akan mengulas tentang enam gelombang fashion sub-kultur dari masa ke masa, dimulai dari The Distro Waves, Sneakers Head First Wave, The Denim Head Wave, Local Pride First Wave, Sneakers Head Second Wave, dan Local Pride Second Wave.

Sayed pun berharap dengan hadirnya tayangan The Waves ini mampu memberikan gambaran tentang industri sub-kultur di Indonesia. Dia juga berharap makin banyak yang ikut berkontribusi dan memajukan industri kontemporer tersebut di Indonesia.

"Perjalanan kita baru pendek kalau di bandingkan negara luar itu masih jauh banget. Dengan kita belajar di sini, kita dan temen-temen lain bisa mengedepankan dan berkontribusi juga," ungkapnya.

Vision Original

The Waves merupakan hasil kerjasama Vision+ dengan USS Networks, perusahaan Content Network yang bergerak dalam sektor gaya hidup kontemporer yang berakar pada budaya anak muda. USS Networks yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara anak muda, merek, dan tren baru yang terus berkembang, sehingga diharapkan dapat membawa The Waves sebagai sebuah pemahaman yang cukup mumpuni mengenai perkembangan fashion di Indonesia bagi penonton Vision+.

Dua episode The Waves juga telah hadir diaplikasi Vision+ pada hari ini. Jangan lupa juga saksikan The Waves dengan mengunduh aplikasi Vision+ di Play Store maupun App Store.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini