Hasil Investigasi BPOM Pastikan Vaksin AstraZeneca CTMAV547 Dapat Digunakan Lagi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 11:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 481 2416629 hasil-investigasi-bpom-pastikan-vaksin-astrazeneca-ctmav547-dapat-digunakan-lagi-FtE8Dc9eFq.jpg Ilustrasi Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan investigasi terkait keamanan Vaksin AstraZeneca. Penghentian sementara distribusi dan penggunaan Vaksin AstraZeneca Batch (Kumpulan Produksi) CTMAV547 untuk pengujian toksisitas dan sterilitas.

Batch CTMAV547 saat ini berjumlah 448.480 dosis dan merupakan bagian dari 3.852.000 dosis Vaksin AstraZeneca yang diterima Indonesia pada 26 April 2021 melalui skema Covax Facility/World Health Organization (WHO). Meski demikian, batch AstraZeneca selain CTMAV547 aman digunakan sehingga masyarakat tidak perlu ragu.

Baca juga: Komnas KIPI: Kematian Usai Vaksinasi Bukan karena Vaksin AstraZeneca 

Baru-baru ini BPOM memberikan penjelasan mengenai hasil pengujian terhadap mutu vaksin covid-19 produksi AstraZeneca batch CTMAV547. Melalui laman resmi BPOM, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Sebagai bagian dari investigasi terhadap Vaksin Covid-19 Astrazeneca nomor batch CTMAV547 yang dilakukan Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas PP KIPI), Komisi Daerah (Komda) PP KIPI, serta Badan POM telah dilakukan pengujian mutu vaksin berupa uji sterilitas dan uji toksisitas abnormal di Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) Badan POM.

2. Uji mutu dilakukan sebagai tindakan untuk mengetahui adanya keterkaitan antara mutu produk vaksin dengan KIPI yang dilaporkan, khususnya untuk mengetahui konsistensi mutu vaksin pada saat pendistribusian dan penyimpanan terhadap hasil lot release yang telah dilakukan sebelum vaksin diedarkan.

3. Pada tanggal 25 Mei 2021, PPPOMN telah menerbitkan Laporan Pengujian Vaksin Covid-19 AstraZeneca Batch CTMAV 547 dengan kesimpulan toksisitas abnormal dan sterilitas Vaksin Covid-19 AstraZeneca Batch CTMAV 547 memenuhi syarat mutu dan aman digunakan. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada keterkaitan antara mutu Vaksin Covid-19 Astrazeneca Nomor Batch CTMAV547 dengan KIPI yang dilaporkan. Untuk itu, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Nomor Batch CTMAV 547 dapat digunakan kembali.

Baca juga: Penggumpalan Darah Akibat Vaksin Covid-19 Hanya Terjadi 4 Kali dari 1 Juta Orang 

4. Badan POM senantiasa melakukan pengawasan mutu vaksin covid-19 pada saat sebelum diedarkan dengan penerbitan lot release dan saat di peredaran dengan melakukan pengambilan sampel dan pengujian mutu secara periodik.

5. Badan POM bersama Kementerian Kesehatan RI dan Komnas PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti setiap Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini