4 Jenis Peregangan untuk Atasi Nyeri Otot Setelah Bersepeda

Bertold Ananda, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 481 2416775 4-jenis-peregangan-untuk-atasi-nyeri-otot-setelah-bersepeda-c0zpJBClG1.jpeg Olahraga bersepeda. (Foto: Arthur Hidden/Okezone)

BERSEPEDA merupakan aktivitas yang menyenangkan dan menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain itu, olahraga sepeda dinilai bagus untuk menurunkan berat badan, jantung, dan kesehatan mental.

Akan tetapi melalui waktu berjam-jam mengowes pedal sepeda dan duduk di posisi yang sama dapat menyebabkan nyeri otot pada leher serta kaki. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah melakukan peregangan .

Peregangan selama 5 menit usai bersepeda bisa membantu meredakan nyeri otot. Berikut empat gerakan peregangan yang baik dilakukan setelah bersepeda, seperti dirangkum dari laman Times of India.

Baca juga: Viral Pemotor Acungkan Jari Tengah ke Kelompok Pesepeda, Netizen Ikutan Kesal 

1. Peregangan quad

Quadricep adalah otot menonjol pada pangkal paha yang akibat bersepeda. Otot ini menghasilkan tenaga paling besar untuk mengowes sepeda dalam gerakan maju. Paha depan diaktifkan saat Anda mendorong pedal ke bawah yang membantu menggerakkan siklus ke arah depan.

Langkah 1: Berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul.

Langkah 2: Angkat kaki kanan ke belakang dan pegang tumit dengan tangan kanan.

Langkah 3: Tarik tumit sampai merasakan kerengangan di bagian depan paha.

Langkah 4: Tahan posisi ini selama 30 detik lalu ganti kaki berikutnya.

Sepeda. (Foto: Teksomolika/Freepik)

Baca juga: Viral Diacungi Jari Tengah Pemotor, Ini Klarifikasi Kelompok Pesepeda 

2. Peregangan hamstring

Otot hamstring digunakan saat menekuk lutut ke belakang setelah menekan pedal ke bawah. Otot ini bisa saja tertarik dan menjadi keseleo. Untuk melakukan peregangan ini, Anda membutuhkan permukaan yang rendah seperti kursi atau meja.

Langkah 1: Letakkan tumit kaki kanan di atas permukaan stabil yang ada di depan.

Langkah 2: Jari-jari kaki harus mengarah ke atas dan kaki terentang sepenuhnya.

Langkah 3: Perlahan condong ke depan dan tekan ke bawah sehingga merasakan otot hamstring meregang.

Langkah 4: Tahan posisi ini selama 30 detik lalu ulangi dengan kaki lainnya.

3. Peregangan pinggul

Pinggul bisa saja menjadi nyeri setelah melakukan aktivitas bersepeda. Hal itu disebabkan otot yang tegang. Ini mengakibatkan rasa cenat-cenut pada pinggul. Jika itu terjadi, segera lakukan peregangan ini.

Langkah 1: Berdiri tegak di tanah dengan kaki terbuka selebar bahu. Letakkan tangan di pinggul.

Langkah 2: Turunkan kaki kiri ke depan dan membentuk sudut 90 derajat, kemudian paha kiri sejajar dengan lantai. Anda harus berada di atas jari kaki kiri.

Langkah 3: Dorong pinggul ke depan sampai merasakan regangan yang sudah nyaman di seluruh otot pinggul. Tahan posisi ini selama 30 detik.

Langkah 4: Kembali ke posisi awal dan ulangi hal yang sama dengan kaki lainnya.

Baca juga: Masya Allah, Pesepeda Ini Gelar Ekspedisi 1.000 Km demi Bantu Palestina 

4. Peregangan leher

Bersepeda dalam waktu lama bisa membuat leher kaku dan kencang. Hal ini disebabkan leher selalu menunduk selama melakukan aktivitas bersepeda. Jika itu terjadi, segera lakukan ini untuk melepaskan ketegangan.

Langkah 1: Dekatkan dagu ke dada dan tahan posisi ini selama beberapa detik.

Langkah 2: Sekarang miringkan kepala ke sisi kiri dan tahan posisinya. Ulangi di sisi lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini