Share

Main dengan Anak Ternyata Bantu Kurangi Stres Loh

Antara, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 612 2417028 main-dengan-anak-ternyata-bantu-kurangi-stres-loh-U4F3Mp8NS2.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BERMAIN dengan anak tidak cuma membuat anak-anak senang. Seiring bermain dengan anak, stres yang dialami oleh orangtua juga bisa berkurang.

Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., psikolog anak dan remaja, bermain dengan anak memiliki manfaat untuk stress released, baik anak atau orangtua

Misalnya, anak diajak bermain peran di mana dia menjadi seorang karakter yang galak dan bebas berekspresi. Lewat cara itu, dia bisa melepaskan kepenatan yang menumpuk karena ruang gerak terbatas akibat pandemi.

Pentingnya interaksi dengan orangtua membuat Vera mengatakan lahan luas dan mainan segudang bukan jaminan anak akan betah bermain. Sebab, interaksi orangtua yang membuat anak-anak tidak merasa bosan saat bermain. 

Anak-anak

Idealnya, orangtua ikut bermain bersama anak. Jika tidak memungkinkan untuk bermain terus menerus, setidaknya orangtua terus memantau apa yang anak mainkan, atau memilih permainan yang baik untuk buah hati.

Penggunaan gawai untuk sarana bermain saat ini tak terelakkan karena orangtua pun sibuk menggunakannya ketika bekerja dari rumah. Oleh karena itu, Vera menyarankan orangtua untuk mengeksplorasi manfaat positif gawai untuk anak dengan memilihkan tontonan positif dan edukatif.

Bermain tak harus dengan mainan yang mahal. Barang-barang bekas atau benda-benda di sekitar rumah bisa dimanfaatkan anak untuk bersenang-senang. Kuncinya adalah berpikir kreatif. 

Orangtua bisa menstimulasi anak dengan memberi pertanyaan terbuka seperti, "Mau main apa hari ini?". Ajak anak untuk berpikir dan mencari tahu apa yang ingin mereka kerjakan hari itu.

Kreativitas juga bisa dipelajari dengan cara meniru. Orangtua bisa berkreasi mengubah barang bekas jadi mainan baru yang menarik. Ketika melihat orangtuanya membuat karya, anak akan tergerak untuk mencoba hal serupa sehingga kreativitas mereka semakin tergali.

Ada kalanya orangtua atau pengasuh harus memberikan anak bermain secara mandiri agar mereka bisa mengeksplorasi imajinasi sebebas-bebasnya. Tapi bukan berarti anak didiamkan begitu saja. 

Lontarkan pertanyaan mengenai apa yang mereka mainkan, berikan juga pujian dan apresiasi atas imajinasi mereka. Hal penting lain yang harus diingat orangtua adalah jangan terlalu membatasi anak agar kreativitas mereka bisa berkembang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini