Masih Dianggap Marjinal, Wamenkes Imbau Masyarakat Dukung Kesejahteraan Lansia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 29 Mei 2021 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 29 481 2417302 masih-dianggap-marjinal-wamenkes-imbau-masyarakat-dukung-kesejahteraan-lansia-YFiQK1Rw3v.jpg Lansia harus diperhatikan (Foto: Istock)

Sejatinya setiap tanggal 29 Mei, Indonesia merayakan Hari Lanjut Usia Nasional. Di momen ini, masyarakat terus diingatkan betapa pentingnya dukungan terhadap lansia supaya mereka tetap produktif, mandiri, dan tentunya sehat.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus mendukung kesehatan dan kesejahteraan lansia. Terlebih di tengah masa pandemi Covid-19.

 wamenkes Dante

"Lansia adalah kelompok rentan terpapar Covid-19. Dengan melindungi mereka, itu artinya sudah menjaga para lansia tidak terpapar Covid-19 yang bisa mengancam nyawa mereka," kata Wamenkes Dante dalam acara Virtual Tour Talkshow Experience yang diselenggarakan Entrasol, Sabtu (29/5/2021).

Wamenkes Dante melanjutkan, selain mendapat dukungan dari banyak orang, lansia juga diimbau agar terus menjalankan perilaku sehat, salah satunya memastikan nutrisi yang dimakan selalu bergizi baik.

"Dengan asupan nutrisi yang optimal dan pastinya bergizi baik, kesehatan lansia dapat terjaga dan menekan berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit tertentu," kata Wamenkes Dante.

Selain memastikan asupan harus bergizi, lansia juga sebisa mungkin tetap aktif bergerak, tentunya dengan kadar olahraga ringan hingga sedang, sesuai anjuran dokter pribadinya. "Tetap aktif bergerak pun memungkinkan kebugaran tubuh bagi lansia. Dampaknya tentu saja meminimalisir penyakit," ungkapnya.

Kemudian, upaya lain yang harus diperhatikan lansia adalah cukup istirahat, tidak merokok dan memastikan nutrisi harian terjaga dan seimbang.

"Dengan begitu, energi tubuh lansia dapat terjaga, lalu memperbaiki suasana hati, membantu kemandirian fungsional, hingga menjaga sel tubuh tetap bekerja aktif," tambahnya.

Secara statistik, jumlah lansia di Indonesia pada 2020 ada 27,08 juta jiwa. Diprediksi pada 2025 akan ada 33,65 juta jiwa dan pada 2035 ada 40,19 juta jiwa.

"Pada 2050, Indonesia akan memiliki lansia dengan jumlah terbanyak di Asia. Dengan begitu, sekali lagi diingatkan agar terus membantu, mendukung, dan menjaga lansia agar mereka dapat hidup di masa tua dengan produktif dan sehat tentunya," kata Wamenkes Dante.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini