Lakukan Inspeksi ke Pabrik, Ini Fakta yang Ditemukan WHO Terkait Vaksin Sinovac

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 481 2419024 lakukan-inspeksi-ke-pabrik-ini-fakta-yang-ditemukan-who-terkait-vaksin-sinovac-d6VuTWOjfS.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: USA Today)

WORLD Health Organization (WHO) resmi memberikan izin Emergency Use Authorization (EUA) terhadap vaksin Covid-19 Sinovac-CoronaVac pada Selasa (1/6/2021). Sebelumnya WHO telah memberikan EUA kepada beberapa jenis vaksin seperti Pfizer/BioNTech, Astrazeneca-SK Bio, Serum Institute of India, AstraZeneca EU, Janssen, Moderna, dan Sinopharm.

Merangkum dari laman resmi WHO, Rabu (2/6/2021), dalam pemberian EUA terhadap vaksin Sinovac–CoronaVac, WHO melakukan penilaian termasuk inspeksi di tempat fasilitas produksi. Dari hasil inspeksi ditemukan berbagai fakta yakni:

 Vaksin Covid-19

Produk Sinovac-CoronaVac adalah vaksin yang tidak aktif. Persyaratan penyimpanannya yang mudah membuatnya lebih gampang dikelola dan sangat cocok untuk pengaturan sumber daya rendah. Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) juga telah menyelesaikan tinjauannya terhadap vaksin tersebut.

Berdasarkan bukti yang ada, WHO merekomendasikan vaksin untuk digunakan pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas, dalam dua dosis vaksin dengan jarak dua hingga empat minggu. Hasil efikasi vaksin menunjukkan bahwa vaksin dapat mencegah penyakit simtomatik pada 51% dari masyarakat yang divaksinasi dan mencegah keparahan dan rawat inap akibat Covid-19 pada 100% populasi yang diteliti.

Beberapa orang dewasa yang lebih tua (di atas 60 tahun) terdaftar dalam uji klinis, sehingga kemanjuran tidak dapat diperkirakan pada kelompok usia ini. Namun, WHO tidak merekomendasikan batas usia tua untuk vaksin ini. Sebab data yang dikumpulkan selama penggunaan di banyak negara dan data imunogenisitas yang mendukung menunjukkan vaksin kemungkinan memiliki efek perlindungan pada orang tua.

Tidak ada alasan untuk percaya bahwa vaksin memiliki profil keamanan yang berbeda pada populasi yang lebih tua dan yang lebih muda. WHO merekomendasikan bahwa negara-negara yang menggunakan vaksin pada kelompok usia yang lebih tua melakukan pemantauan keamanan dan efektivitas. Tujuannya untuk memverifikasi dampak yang diharapkan dan berkontribusi membuat rekomendasi lebih kuat untuk semua negara.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini