Jangan Panik, Lakukan Ini jika Alami Efek Samping Usai Vaksinasi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 02 Juni 2021 18:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 481 2419115 jangan-panik-lakukan-ini-jika-alami-efek-samping-usai-vaksinasi-covid-19-N0DXeYGH7j.jpg Vaksinasi covid-19. (Foto: Okezone)

PROGRAM vaksinasi covid-19 secara massal terus dilakukan pemerintah dalam upaya menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Meski demikian, program ini tidak sepenuhnya lancar, sebab sebagian masyarakat mengeluhkan mengalami efek samping atau kejadian ikutan pasca-vaksinasi (KIPI).

Terkait hal ini, influencer kesehatan sekaligus dokter relawan covid-19 Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan bahwa setiap vaksin pasti memiliki efek samping terhadap kesehatan. Meski demikian, sebagian besar efek samping yang ditimbulkan akibat vaksin tidak berbahaya.

Baca juga: Efikasi Sinovac Rendah, Perlukah Ditambah Vaksin Covid-19 Merek Lain? 

Sayangnya hingga kini masih ada saja masyarakat yang panik dan bingung apabila mengalami efek samping pasca-vaksinasi.

Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Rabu (2/6/2021), KIPI adalah gejala medis yang terjadi setelah vaksinasi yang diduga terkait dengan imunitas atau vaksinasi.

Vaksinasi covid-19. (Foto: Okezone)

Umumnya reaksi yang timbul adalah gejala yang bersifat sementara dan ringan, kemudian akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Adapun efek samping yang biasa timbul adalah:

1. Nyeri, bengkak, dan kemerahan di lokasi suntikan

2. Demam

3. Sakit kepala

4. Lelah dan tidak enak badan

5. Mengantuk

6. Mual

7. Lapar

Baca juga: WHO Izinkan Vaksin Sinovac, Jamaah Indonesia Bisa Berangkat Haji? 

Vaksinasi menyebabkan sistem kekebalan tubuh beraksi terhadap antigen yang terkandung di dalam vaksin sehingga memicu terjadinya antibodi. Jika tubuh bereaksi dengan KIPI setelah vaksinasi, tetaplah tenang.

Reaksi nyeri, bengkak, dan kemerahan di lokasi suntikan bisa dikompres dengan air dingin. Jika mengalami demam, maka kompres atau mandi dengan air hangat. Perbanyak minum air putih dan istirahat serta minum obat bila perlu.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini