Hari Sepeda Sedunia, Yuk Ketahui 6 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Tubuh

Hantoro, Jurnalis · Kamis 03 Juni 2021 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 481 2419349 hari-sepeda-sedunia-yuk-ketahui-6-manfaat-bersepeda-untuk-kesehatan-tubuh-vNit6mp3du.jpeg Olahraga bersepeda. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia atau World Bicycle Day. Insan sepeda di banyak negara pun selalu memperingatinya di hari bersejarah ini.

Dikutip dari laman resmi PBB (United Nations/UN), Kamis (3/6/2021), penetapan 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia setelah melihat manfaat besar dari aktivitas bersepeda terhadap kesehatan tubuh manusia.

Baca juga: Rayakan World Bike Day, Pagi Ini Gubernur Anies Baswedan Ngantor Naik Sepeda ke Balai Kota 

Sepeda sendiri telah digunakan selama 2 abad, dan ini adalah sarana transportasi berkelanjutan yang sederhana, terjangkau, andal, bersih, serta sesuai dengan lingkungan. Lalu sepeda mendorong pemeliharaan dan kesehatan lingkungan. Inilah yang membuat Majelis Umum PBB memutuskan untuk mendeklarasikan 3 Juni sebagai Hari Sepeda Sedunia.

Ini mendorong para pemangku kepentingan untuk menekankan dan memajukan penggunaan sepeda sebagai sarana mendorong pembangunan berkelanjutan, memperkuat pendidikan, termasuk pendidikan jasmani bagi anak-anak dan remaja. Kemudian mempromosikan kesehatan, mencegah penyakit, membangun sikap toleransi, saling pengertian, serta menghormati dan memfasilitasi inklusi sosial dan budaya damai.

Lantas, apa saja manfaat rajin melakukan aktivitas bersepeda untuk kesehatan tubuh? Berikut enam di antaranya, seperti dirangkum dari laman Bestcare.

Bersepeda. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

1. Membuat jantung sehat

Berolahraga sepeda adalah aktivitas yang membuat jantung berdetak lebih cepat, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan detak jantung istirahat Anda. Anda bisa mendapatkan manfaat kardiovaskular yang sama dari bersepeda seperti yang didapatkan dari berjalan, berlari, atau senam.

2. Menguatkan pikiran dan jiwa

Bersepeda mengurangi stres dan depresi. Enzim endorfin akan dihasilkan saat berolahraga dan ini akan membuat kepercayaan diri meningkat. Keluar di alam dan merasakan udara yang segar serta angin sepoi-sepoi di wajah sangat baik untuk jiwa. Anda dapat menikmati alam bebas saat mengayuh, menghargai keindahan matahari terbit, terbenam, serta pemandangan dari dekat ke satwa liar, bunga, dan tumbuhan.

Baca juga: 5 Tips Jitu Bersepeda untuk Menurunkan Berat Badan 

3. Menurunkan risiko kanker

Melakukan aktivitas fisik seperti bersepeda atau berlari, berolahraga teratur dan makan banyak sayuran hijau, protein tanpa lemak, serta biji-bijian akan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat. Fakta mengemukakan penurunan berat badan (dari berlebih/obesitas menjadi normal) akan menurunkan juga risiko kanker.

4. Membakar lemak tubuh dan memiliki fisik yang lebih atletis

Otot bisa dibangun dari bersepeda, terutama paha depan. Anda juga membangun dan mengencangkan otot bokong, paha belakang, dan betis. Bersepeda akan memberikan latihan tubuh secara menyeluruh tanpa disadari. Bahu, lengan, dan otot inti diaktifkan saat Anda menyeimbangkan sepeda. Makin banyak otot yang dimiliki, makin tinggi laju metabolisme tubuh dan banyak kalori yang akan dibakar. Seorang pengendara sepeda yang bergerak dengan kecepatan 10 mph membakar 260 kalori per jam.

5. Tingkatkan aktivitas sosial

Anak-anak dapat belajar cara bersepeda ketika mereka masih kecil dan itu adalah keterampilan hidup yang akan mereka miliki selamanya. Kakek-nenek juga bisa bersepeda, dan ini adalah aktivitas keluarga yang bisa dinikmati bersama. Bersepeda adalah kegiatan yang memungkinkan Anda bertemu orang lain dengan minat yang sama dan dapat meningkatkan jejaring sosial Anda. Ini adalah aktivitas yang menyenangkan untuk dinikmati dan tidak tampak seperti olahraga.

Baca juga: Ngadem di Minimarket, Perilaku Rombongan Pesepeda Lagi-lagi Jadi Sorotan 

6. Mengurangi gejala arthritis (peradangan sendi)

Bersepeda adalah metode olahraga tanpa beban dengan tingkat cedera yang lebih rendah daripada aktivitas kardiovaskular lainnya seperti berlari. Bersepeda akan memperkuat otot kaki dan menjaga mobilitas sendi lutut.

Sepeda. (Foto: Teksomolika/Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini