Kemenkes Israel Sebut Vaksin Pfizer Bisa Sebabkan Radang Jantung

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 03 Juni 2021 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 612 2419828 kemenkes-israel-sebut-vaksin-pfizer-bisa-sebabkan-radang-jantung-jcN04NRW0i.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETIAP vaksin pasti memiliki efek samping, tidak terkecuali vaksin Covid-19. Beberapa vaksin pun diklaim memiliki efek samping cukup berbahaya, seperti vaksin produksi AstraZeneca. 

Nah, terbaru Kementerian Kesehatan Israel mengatakan telah menemukan efek samping negatif dari vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer. Adapun efek samping tersebut, adalah terkait kesehatan kondisi jantung. 

Mengutip Fox News, Kamis (3/6/2021) Kemenkes Israel mengumumkan kemungkinan hubungan antara vaksin Pfizer dan radang jantung (miokarditis) yang terjadi di antara pria berusia 16 hingga 30 tahun.

"Ada beberapa kemungkinan hubungan kaitan mungkin antara dosis vaksin kedua dan timbulnya miokarditis di antara pria muda berusia 16 hingga 30 tahun. Kaitan ini ditemukan lebih kuat di antara kelompok usia yang lebih muda, 16 hingga 19 tahun, dibandingkan dengan kelompok usia lainnya,"

"Koneksinya jadi semakin lemah ketika usia individu yang divaksinasi lebih tua. Dalam kebanyakan kasus, miokarditis berbentuk penyakit ringan yang berlalu dalam beberapa hari,” bunyi pengumuman Kementerian Kesehatan Israel.

Tiga tim ahli menyelidiki koneksi potensial antara vaksin Pfizer dengan kasus miokarditis, temuan tersebut telah diserahkan Kementerian Kesehatan Israel. Hasil yang ada, melibatkan 275 kasus miokarditis yang dilaporkan dari Desember hingga Mei 2021, 148 kasus di antaranya disebutkan terjadi sekitar waktu vaksinasi.

Sekitar 27 kasus muncul setelah penyuntikan dosis awal dan 121 kasus terjadi sekitar pemberian vaksin dosis kedua, dengan latar belakang 5,4 juta orang yang divaksinasi.

Hampir semua kasus hadir dengan pola serupa, yakni kasusnya ringan dan sebagian besar terjadi pada pria muda di rentang usia 16 sampai 19 tahun pasca vaksin dosis kedua. Kasus kesakitan inflamasi, atau radang jantung ini dikatakan biasanya membutuhkan sekitar empat hari rawat inap.

Sementara itu, pasca adanya laporan tersebut, untuk memperluas vaksinasi kepada remaja, seperti laporan Reuters, kini satuan tugas telah dibentuk.

“Komite sudah memberi lampu hijau untuk memvaksinasi anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun, dan program vaksinasi ini mungkin akan mulai pekan depan. Kemanjuran vaksin melebihi resikonya,” ujar Nachman Ash, koordinator respons pandemi Israel pada media.

Sehubungan dengan radang jantung sebagai KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) dari pemberian vaksin Covid-19. Pusat Pengendalia dan Pencegahan Penyakit (CDC) dikatakan juga secara aktif memantau laporan kasus miokarditis setelah vaksinasi di Amerika, tapi sampai saat ini belum menentukan apakah memang ada hubungannya antara vaksin Pfizer dengan inflamasi jantung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini