Alasan Pasien Covid-19 Tak Butuh Antibiotik

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 481 2420199 alasan-pasien-covid-19-tak-butuh-antibiotik-fSzuxnfkPH.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

PASIEN Covid-19 tak boleh diberikan antibiotik, kecuali dalam keadaan langka ada infeksi bakteri sekunder yang ditemukan pada tubuh pasien.

Peringatan ini muncul setelah penelitian yang dipimpin oleh University of Glasgow menemukan bahwa penggunaan antibiotik sangat tinggi pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Inggris dan dianggap tak efektif.

"Covid-19 adalah infeksi virus. Antibiotik sejatinya tak akan efektif melawan infeksi virus, kecuali ada koinfeksi bakteri," kata penulis utama studi tersebut, dr Antonia Ho dari MRC-University of Glasgow Center for Virus Research, dikutip dari HuffPost.

Antibiotik

Antibiotik tak hanya tidak berfungsi untuk mengobati virus seperti Covid-19, tetapi penggunaaan secara tidak perlu dapat membuat pasien rentan terhadap efek samping di masa depan dan mungkin lebih mengkhawatirkan, salah satunya meningkatkan risiko resistensi antibiotik.

Pernyataan serupa pun disampaikan Dokter Spesialis Paru dr Erlina Burhan, SpP, bahwa pasien Covid-19 memang tidak perlu diberikan antibiotik. "Karena dia sedang melawan infeksi virus, bukan bakteri," katanya dalam webinar kesehatan FKUI, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga : Guru Besar FKUI: Sampai Detik Ini Belum Ada Obat Covid-19

Namun, di Indonesia beberapa dokter masih meresepkan penggunaan azithromycin yang mana ini merupakan obat jenis antibiotik. Tapi, dr Erlina menegaskan bahwa penggunaan azithromycin di sini tidak difungsikan sebagai antibiotik, melainkan antiinflamasi.

"Khusus untuk Covid-19, obat azithromycin dipakai bukan untuk fungsi antibiotik melainkan sebagai antiinflamasi dan imunomodulator," terangnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini