Sering Kesemutan Tanda Penyakit Serius, Mitos atau Fakta?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 481 2420282 sering-kesemutan-tanda-penyakit-serius-mitos-atau-fakta-3XgOwbpcnu.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

SALAH satu gejala yang kerap dianggap biasa adalah kesemutan. Padahal, itu adalah respons tubuh untuk memberitahu ada yang tidak beres.

Kesemutan biasa terjadi saat Anda terlalu lama di posisi yang tak nyaman. Misalnya, duduk dengan posisi yang tak biasa dalam jangka waktu panjang, atau juga menekuk kaki terlalu lama.

Menjadi pertanyaan sekarang, apakah sering kesemutan tanda ada masalah serius di tubuh Anda?

Kesemutan

Dokter Spesialis Ortopedi Primaya Hospital dr L. Yudhantoro, SpOT, FICS, menerangkan bahwa kesemutan itu bisa dianggap gejala ringan, bisa juga gejala berat.

"Gejala ringan atau sesuatu yang bisa dianggap oke kalau munculnya kadang-kadang. Artinya, saat kesemutan itu muncul lalu hilang dalam waktu singkat, ya it's okey," katanya dalam webinar 'Risiko Jantung dan Potensi Cedera saat Bekerja', Jumat (4/6/2021).

Baca Juga : 5 Potret Jessica Melena, WAGs Cantik Bomber Italia di Piala Eropa 2020

Bukan hanya waktu yang singkat, kesemutan yang dianggap tak membahayakan adalah ketika Anda kesemutan akibat duduk tak nyaman misalnya, itu hilang saat Anda mengubah posisi duduknya. "Jadi, pas kakinya yang tadi menekuk lama terus Anda selonjorkan dan kesemutannya hilang, itu enggak perlu dirisaukan," tambah dia.

Baca Juga : Pesona WAGs Timnas Inggris, Pelatih Sampai Cemas Pemain Hilang Fokus di Euro 2020

Nah, menjadi hal yang tak biasa ketika kesemutan yang muncul itu tak hilang dalam waktu yang singkat pun Anda sudah melakukan perubahan posisi duduk atau berdiri.

"Kalau kesemutannya sering, lalu enggak hilang saat Anda ubah posisi duduk atau berdiri, maka Anda mesti memeriksakan lebih lanjut ke dokter. Sebab, itu suatu gejala yang tidak wajar dan perlu dicari tahu penyebab utamanya supaya kesejahteraan hidup bisa didapatkan," jawab dr Yudha.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini