Tak Hanya Bisa Sebabkan Kanker, Rokok Elektrik Juga Buat Kecanduan

Antara, Jurnalis · Jum'at 04 Juni 2021 19:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 612 2420344 tak-hanya-bisa-sebabkan-kanker-rokok-elektrik-juga-buat-kecanduan-NcCj4MVuLN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ROKOK elektronik memang dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Banyak orang akhirnya memilih mengonversi rokok mereka ke rokok elektronik. Tapi benarkah demikian?

Dokter Ahli Pulmonologi (Paru) dr. Astri Indah Prameswari, Sp.P. Lulusan pendidikan Spesialis Paru di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, keduanya punya pengaruh yang sama terhadap kerusakan saluran napas dan jaringan paru.

Meskipun, perbedaan antara rokok elektronik dan konvensional adalah ketiadaan kandungan tembakau yang membuatnya dianggap lebih aman.

Vape

"Padahal, rokok elektrik mengandung zat dan bahan kimia lain yang sama-sama tidak dianjurkan dan membahayakan saluran pernapasan dan paru," kata Astri.

Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan di RS Pondok Indah Puri Indah itu menjelaskan, rokok elektronik mengandung nikotin yang berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan paru, meningkatkan risiko terkena kanker paru. Selain itu nikotin dapat menyebabkan kecanduan, yang apabila penggunaannya dihentikan dapat menyebabkan depresi.

Tak hanya itu, rokok elektronik juga mengandung zat kimia propilen glikol yang dapat mengiritasi paru-paru dan mata, serta menyebabkan gangguan saluran pernapasan seperti asma dan obstruksi paru.

Selain itu, rokok elektronik menghasilkan aroma dari kandungan diasetil yang apabila dihirup dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Rokok jenis ini juga mengandung zat karsinogenik, seperti formaldehida yang dapat menyebabkan kanker.

Menambahkan, Spesialis penyakit dalam dr. Pandang Tedi Adriyanto, M.Sc, Sp.PD, FINASIM dari Universitas Gadjah Mada mengatakan hingga saat ini belum ditemukan adanya dampak positif dari merokok konvensional maupun rokok elektronik. Semua orang, perokok pasif atau aktif, sama-sama berisiko mengalami masalah kesehatan jika menghirup asap rokok.

"Bahaya rokok elektrik hampir sama dengan bahaya merokok konvensional karena kandungan zat kimia di rokok elektrik juga sama bahayanya," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini