Jangan Terlalu Lama Berjemur Sinar Matahari, Ini Waktu Idealnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 05 Juni 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 481 2420585 jangan-terlalu-lama-berjemur-sinar-matahari-ini-waktu-idealnya-UiDMC1SdcN.jpg Ilustrasi sinar matahari. (Foto: Unsplash)

BERJEMUR di bawah sinar matahari telah menjadi tren masyarakat selama masa pandemi covid-19. Berjemur dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terserang wabah penyakit.

Berkat khasiatnya tersebut, orang menjadi berlama-lama untuk berjemur. Tapi saat ini masih banyak orang yang keliru, berapa waktu yang tepat untuk berjemur sinar matahari.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Berjemur untuk Dapatkan Vitamin D? Ini Penjelasan Dokter 

Menjawab hal tersebut, dokter ortopedi Henry Suhendra SpOT menjelaskan bahwa meski berjemur pada siang hari sangat banyak mengandung vitamin D, seseorang hanya diperbolehkan melakukannya selama 5 hingga 10 menit saja.

"Karena ultraviolet indeksnya sangat tinggi, sehingga sangat terik cahayanya. Karena tidak bisa lama, jam berapa pun Anda mau berjemur, kadar vitamin D darah Anda hanya akan mencapai 40 nanogram per mililiter," terang dr Henry, seperti MNC Portal kutip dari videonya, Sabtu (5/6/2021).

Berjemur sinar matahari. (Foto: Shutterstock)

Lebih lanjut dr Henry mengatakan masyarakat bebas menentukan sendiri berapa jumlah vitamin D yang diinginkan saat berjemur. Ia menjelaskan, 40 ng/ml itu hanya efektif untuk mencegah penyakit rikets, penyakit tulang lunak pada anak-anak, dan juga baik untuk penyembuhan patah tulang.

"Tetapi penyakit-penyakit autoimun, jantung, berbagai macam kanker, meningkatkan imunitas, infeksi bakteri atau virus termasuk covid-19 dan lain-lain perlu yang optimal. Optimal vitamin D itu 100 atau bahkan 140 nanogram per milliliter," lanjutnya.

Baca juga: Dokter Penyakit Dalam Sebut Berjemur Jam 12 Paling Bagus untuk Dapatkan Vitamin D 

Alhasil, masyarakat yang berjemur tidak perlu khawatir keracunan. Sebab, keracunan itu bisa terjadi bila vitamin D sebanyak 300 ng/ml.

"Kita sudah buat patokan jangan sampai lebih dari 150 ng/ml. Jadi hidup itu pilihan, Anda bisa pilih kalau mau 40 silakan," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini