5 Tips Aman Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 481 2421382 5-tips-aman-sekolah-tatap-muka-di-tengah-pandemi-covid-19-qLY2G6O3s0.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

SEKOLAH Tatap Muka jadi pembahasan hangat di tengah masyarakat. Sebab, kebijakan tersebut perlu disikapi sangat serius oleh semua pihak, termasuk orangtua murid.

Ya, orangtua murid memegang hak mutlak untuk memperbolehkan anaknya sekolah tatap muka atau tetap melakukan pembelajaran jarak jauh.

Untuk memastikan sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini berjalan aman dan tidak memungkinkan terbentuknya klaster sekolah tatap muka, ada beberapa tips yang harus diperhatikan orangtua agar anaknya aman sekolah tatap muka. Diungkapkan Dokter Spesialis Anak Primaya Evasari Hospital, dr Ria Yoanita, Sp.A, berikut ulasannya:

1. Cek kesehatan anak, jika sakit tetap di rumah

Di masa pandemi Covid-19, saran dr Ria, di rumah setidaknya ada termometer untuk mengukur suhu tubuh anak setiap hari. Akan lebih baik lagi jika ada thermo gun yang lebih cepat menampilkan hasil pengukuran suhu tanpa bersentuhan dengan permukaan kulit.

"Jika suhu tubuh anak di atas batas, batuk, dan sesak napas, sebaiknya minta izin untuk tetap di rumah," kata dr Ria.

Baca Juga : Menerka Potensi Munculnya Klaster Sekolah, Anak Rentan Terpapar Covid-19?

2. Mengajarkan praktik kebersihan pada anak

Sekolah Tatap Muka

Kebanyakan anak memang cenderung sulit menjaga kebersihan. Untuk itu, diperlukan trik agar anak bisa mempraktikan kebiasaan hidup bersih. Dimulai dengan mencuci tangan. Jadi, orangtua bisa mengajari anak mencuci tangan sambil menyanyi dengan durasi sekitar 20 detik. Pilih lagu kesukaan anak agar hatinya senang saat mencuci tangan.

"Saat sekolah nanti, bawa air minum dan peralatan makan sendiri dari rumah. Ini penting, karena di masa pandemi Covid-19, membeli makanan dan minuman dengan peralatan dari penjual berisiko menimbulkan penularan. Sebab, alat-alat itu digunakan oleh banyak orang secara bergantian," papar dr Ria.

Meski sudah dicuci, sambungnya, tetap ada risiko penularan. Maka sebaiknya orang tua membawakan air minum dan makan sendiri dari rumah demi keamanan.

Hal yang tak kalah penting adalah membiasakan si anak buang sampah pada tempatnya. Menurut dr Ria, situasi pandemi membuat ajaran buang sampah dengan benar ini kian mendesak untuk diterapkan.

"Ajari anak cara mengenakan masker yang benar dan ingatkan untuk merusak masker dulu sebelum membuangnya agar tidak digunakan ulang," tambahnya.

3. Etika batuk dan bersin yang benar

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memeringatkan agar semua orang menerapkan etika batuk dan bersin, yakni:

- Tidak melepas masker saat bersin atau batuk karena masker dapat menahan percikan.

- Segera buang masker dan ganti dengan yang baru bila sudah basah.

- Tidak menyentuh wajah saat bersin atau batuk. Gunakan tisu atau lengan baju bagian dalam untuk menutupi hidung dan mulut.

- Cuci tangan dengan air bersih dan sabun atau hand sanitizer setelah bersin atau batuk.

"Orangtua dapat mengajari etika ini dengan memberikan contoh kepada anak. Anak akan lebih mudah mengikuti bila melihat langsung contoh dari orang tua," kata dr Ria.

4. Memilih transportasi yang aman pergi ke sekolah

"Tidak disarankan untuk menggunakan transportasi umum bagi siswa untuk pergi dan pulang sekolah. Sebaiknya antar dan jemput anak dengan kendaraan pribadi bila memungkinkan. Jika tidak, sekolah dapat berkoordinasi dengan dinas perhubungan di daerahnya untuk menyediakan sarana transportasi khusus siswa sekolah, tidak bercampur dengan masyarakat umum," saran dr Ria.

5. Minta anak tidak menyentuh wajah, mata, hidung, dan mulut

Anak Sekolah Tatap Muka

Droplet yang mengandung virus corona dapat memasuki tubuh manusia lewat tiga bagian yang berongga di wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut.

"Orangtua mesti tidak putus mengingatkan buah hatinya agar senantiasa mengenakan masker di sekolah. Ingatkan pula supaya tidak menyentuh wajahnya dengan alasan apa pun. Bila hendak menyentuh wajah, cuci tangan dulu dengan sabun," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini