Maksimal 2 Hari dalam Seminggu, Ini Sederet Syarat Sekolah Tatap Muka

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 07 Juni 2021 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 612 2421449 maksimal-2-hari-dalam-seminggu-ini-sederet-syarat-sekolah-tatap-muka-McOV4Ewbay.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEMBELAJARAN tatap muka akan segera dilakukan, meskipun pandemi Covid-19 belum memberikan tanda-tanda akan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah pun telah melakukan vaksinasi bagi para tenaga pengajar.

Selain itu, bagi sekolah yang ingin melakukan pembelajaran tatap muka, ada sejumlah peraturan yang harus diperhatikan. Hal ini sebagai antisipasi agar penyebaran Covid-19 tetap terkendali.

“Berdasarkan arahan Presiden, pendidikan tatap muka yang nanti akan dimulai, itu harus dijalankan dengan ekstra hati-hati. Tatap mukanya dilakukan secara terbatas,” kata Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di channel YouTube Sekertariat Presiden.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam melaksanakan pendidikan tatap muka secara terbatas, maksimal hanya 25 persen dari murid yang hadir. Selain itu pendidikan tatap muka tidak boleh dilakukan lebih dari dua hari dalam seminggu dengan waktu maksimal dua jam per hari.

"Opsi untuk menghadirkan anak ke sekolah ditentukan oleh orangtua. Peraturan pembelajaran tatap muka lainnya adalah semua guru harus selesai divaksinasi sebelum dimulai," lanjutnya.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, mengatakan, ada peningkatan dalam hasil pengawasan terhadap uji coba pembelajaran tatap muka dibandingkan pada tahun sebelumnya.

KPAI pun telah melakukan pengawasan pembelajaran tatap muka terhadap 42 sekolah dan madrasah di 12 kabupaten/kota pada 7 provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Hasilnya, 79,54 persen sekolah yang diawasi siap menggelar pembelajaran tatap muka di masa pandemi 2021.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini