Bangga, Rumah Mode Maquinn Couture Tampil di Eropa lewat Fashion Film Realm of Silence

Antara, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 07:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 194 2422122 bangga-rumah-mode-maquinn-couture-tampil-di-eropa-lewat-fashion-film-realm-of-silence-xldPVfBsvM.jpeg Maquinn Couture. (Foto: Maquinn)

KARYA-KARYA fashion anak bangsa memang sudah mendapatkan perhatian banyak kalangan di luar negeri. Tidak heran, banyak karya orang Indonesia yang digunakan dalam rumah-rumah mode terkenal.

Nah, belakangan karya Fashion Film bertajuk “Realm of Silence” di Eropa menggunakan buatan anak bangsa. Adalah Rumah mode Maquinn Couture yang dibesut oleh kakak-adik Janice Setyawan dan Benita Setyawan.

Menghadirkan koleksi busana pernikahan yang mewah di Roma, Italia, keduanya memamerkan karya mereka di Palazo Emilio Turarti dan mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Ini adalah bagian dari diplomasi fesyen yang kita jalankan bersama. Ini pun bagian dari menggaungkan kepentingan dan peran Indonesia dalam pelaksanaan Tahun Internasional Ekonomi Kreatif untuk Pembangunan Berkelanjutan pada 2021," kata Duta Besar Indonesia untuk Italia Esti Andayani dalam konferensi pers virtualnya.

MAquinn

"Ini yang tertuang dalam Resolusi Majelis Umum PBB 2019 nomor 74198 dan berasal dari inisiatif Indonesia dengan dukungan 89 negara anggota lainnya,” tambah dia.

Fashion Film “Realm of Silence” yang diproduksi oleh Maquinn dapat disaksikan melalui instagram resmi Maquinn @maquinnofficial, tidak hanya terlibat pada pembuatan karya busananya tapi juga keduanya ikut terlibat dalam proses pemilihan model, pengambilan gambar, hingga pembuatan lagu latar.

Ada lima gaun yang dipamerkan dalam “Realm of Silence”, dengan gaun utama berwarna putih dan terlihat paling elegan di antara gaun lainnya. Gaun utama yang ditampilkan menghabiskan waktu pengerjaan selama 1800 jam atau 150 hari untuk memastikan gaun itu menonjolkan karakter elegan.

“Pembuatannya sendiri 1800 jam. Kalau dilihat di gaun utama itu ada tampak seperti motif bunga. Itu memang bukan motif, itu memang diaplikasian sendiri jadi ada 900 laser cut flower kita pasang sendiri dengan hand stitch (jahit tangan) jadi bisa menghasilkan efek 3 dimensi dan natural. Ini realisasi dari bunga white hydrangea,” ujar Benita Setyawan.

Namun jika normalnya patung merupakan benda mati, maka dalam karya Janice dan Benita kedua patung itu dapat hidup saat Ratunya tak berada di sekitar mereka.

Empat patung itu di awal pertunjukan terlihat sibuk masing-masing dengan balutan gaun pestanya yang dicocokan dengan karakter dari tiap model. Hingga akhirnya sang Ratu kembali, secara berangsur- angsur patung- patung itu kembali ke tempat awalnya untuk mendampingi Ratu.

"Kehadiran gaun- gaun ini terinspirasi dari beragam karakter manusia. Jika melihat fesyennya, itu kan setiap model punya karakter berbeda. Ada yang karakternya tidak terlalu peduli pada orang lain, ada yang cenderung berani, ada yang memimpin, hingga ada yang berwibawa. Jadi kita ingin menunjukan itu,” ujar kedua Janice dan Benita saling melengkapi.

Maquinn Couture merupakan satu-satunya rumah mode asal Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk tampil di Milan Fahion Week 2020. Pada 2020, Maquinn menghadirkan koleksi gaun perpaduan antara budaya Indonesia lewat batik namun tetap anggun dengan sentuhan Eropa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini