Ashanty Didiagnosa Batu Ginjal, Kenali Penyebab dan Faktor Risiko Penyakitnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 481 2421723 ashanty-didiganosa-batu-ginjal-kenali-penyebab-dan-faktor-risiko-penyakitnya-24yrkt1R9Y.jpg Ashanty sakit batu ginjal (Foto : Instagram/@ashanty_ash)

ISTRI Anang Hermansyah, Ashanty, harus menerima kenyataan pahit usai didiagnosa dokter memiliki batu ginjal. Dokter mengatakan telah menemukan batu ginjal berukuran 4mm dalam tubuh penyanyi cantik tersebut.

Sebagaimana diketahui, batu ginjal tersebut ditemukan setelah Ashanty melakukan medical check-up yang dilakukan di Turki. Awalnya ia pergi ke negara tersebut untuk mengobati penyakit autoimun yang dialaminya. Namun, ia justru malah menderita penyakit lain yang tak kalah serius.

ashanty

Sebagaimana diketahui ginjal manusia berfungsi untuk membuang limbah dan cairan dari darah untuk membuat urin. Terkadang, ketika seseorang memiliki terlalu banyak limbah dan tidak cukup cairan dalam darah Anda, limbah ini dapat menumpuk dan menempel di ginjal.

Baca Juga : Pengobatan di Turki, Ashanty Punya Penyakit Selain Autoimun

Nah, gumpalan limbah inilah yang disebut batu ginjal. Siapa pun bisa terkena batu ginjal, tetapi pria lebih sering terkena batu ginjal daripada wanita. Batu ginjal juga lebih sering terjadi pada orang kulit putih non-Hispanik daripada orang dari etnis lain.

Merangkum dari Kidney Fund, Selasa (8/6/2021), berikut penyebab dan faktor risiko yang menyebabkan seseorang terkena batu ginjal.

1. Pernah menderita batu ginjal sebelumnya.

2. Seseorang dalam keluarga pernah menderita batu ginjal.

3. Tidak minum cukup air.

4. Mengikuti diet tinggi protein, natrium dan/atau gula.

5. Kelebihan berat badan atau obesitas.

6. Telah menjalani operasi bypass lambung atau operasi usus lainnya.

7. Memiliki penyakit ginjal polikistik atau penyakit ginjal kistik lainnya.

8. Memiliki kondisi tertentu yang menyebabkan urin mengandung kadar sistin, oksalat, asam urat, atau kalsium yang tinggi.

9. Memiliki kondisi yang menyebabkan pembengkakan atau iritasi pada usus atau persendian.

10. Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti diuretik (pil air) atau antasida berbasis kalsium.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini