Diidap Ashanty, Ini Pengobatan Batu Ginjal yang Bisa Dilakukan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 481 2421750 diidap-ashanty-ini-pengobatan-batu-ginjal-yang-bisa-dilakukan-PcwowR9kAB.jpg Ashanty sakit batu ginjal (Foto : Instagram/@ashanty_ash)

PENYANYI cantik Ashanty, dibuat terkejut baru-baru ini setelah dokter menemukan adanya batu ginjal berukuran 4mm bersarang di tubuhnya. Meski demikian, Istri Anang Hermansyah tersebut bersyukur karena tidak merasakan gejala apapun akibat penyakit tersebut.

Penemuan batu ginjal dalam tubuh Ashanty diketahui saat dirinya menjalani medical check-up di Turki. Kala itu ia memang menyempatkan diri menuju Turki untuk mengobati penyakit autoimun yang telah dialaminya sejak beberapa tahun belakangan.

ashanty

Merangkum dari, Kidney Fund, Selasa (8/6/2021), pengobatan untuk batu ginjal tergantung pada ukuran batu yang terbentuk, terbuat dari apa, apakah menyebabkan rasa sakit dan apakah menghalangi saluran kemih.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan untuk mengetahui perawatan yang tepat, biasanya dokter Akan meminta seseorang untuk melakukan tes urin, tes darah, x-ray atau CT scan.

Baca Juga : Ashanty Didiganosa Batu Ginjal, Kenali Penyebab dan Faktor Risiko Penyakitnya

CT scan terkadang menggunakan pewarna kontras. Jika seseorang pernah memiliki masalah dengan pewarna kontras, pastikan untuk memberi tahu dokter tentang hal itu sebelum melakukan CT scan.

Jika hasil tes menunjukkan batu ginjal seseorang kecil, dokter mungkin meminta untuk minum obat pereda nyeri dan mengonsumsi banyak cairan untuk membantu mendorong batu melalui saluran kemih.

Namun, bila batu ginjal seseorang berukuran besar, atau menghalangi saluran kemih, pengobatan tambahan mungkin diperlukan. Salah satu pilihan pengobatan yang tersedia adalah gelombang kejut lithotripsy. Pengobatan ini menggunakan gelombang kejut untuk memecah batu ginjal menjadi potongan-potongan kecil.

Setelah pengobatan, potongan-potongan kecil batu ginjal tersebut akan melewati saluran kemih dan keluar dari tubuh bersama urin. Perawatan ini biasanya memakan waktu 45 menit hingga satu jam dan dapat dilakukan dengan anestesi umum. Ini artinya pasien akan tertidur dan tidak merasakan sakit.

Pilihan pengobatan lain adalah ureteroskopi. Pengobatan ini juga dilakukan dengan anestesi umum. Dokter menggunakan alat panjang berbentuk seperti tabung untuk menemukan dan mengeluarkan batu. Alat ini juga bisa menemukan dan memecahkan batu menjadi potongan-potongan kecil.

Batu Ginjal

(Foto Ilustrasi)

Jika batunya kecil, dokter mungkin masih bisa mengeluarkannya. Tapi bila besar, mungkin perlu dipecah menjadi beberapa bagian. Dalam kasus ini, laser akan digunakan untuk memecahkan batu menjadi potongan-potongan yang cukup kecil untuk melewati saluran kemih.

Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi yang disebut percutaneous nephrolithotomy diperlukan untuk mengangkat batu ginjal. Selama operasi, tabung akan dimasukkan langsung ke ginjal untuk mengeluarkan batu. Seseorang harus berada di rumah sakit selama dua sampai tiga hari untuk pengobatan dan pulih dari perawatan ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini