Sehat untuk Bayi, Bolehkah Lansia Konsumsi Hati Ayam?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 612 2422615 sehat-untuk-bayi-bolehkah-lansia-konsumsi-hati-ayam-ks0U5mXhFc.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HATI ayam diklaim memiliki kolesterol tinggi, selain itu hati ayam mengandung zat yang berbahaya dan jelek. Namun kenyataannya, hati ayam mengandung zat besi yang baik dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh bayi.

Hati ayam pun mengandung tinggi vitamin A, folat, dan vitamin B12 dan juga zat besi. Hati ayam pun menjadi menu Makanan Pengganti ASI atau MPASI. Memang, hati ayam termasuk jeroan yang mengandung kolesterol tinggi sehingga orang dewasa perlu membatasi konsumsinya.

Lantas, apakah hati ayam tidak baik jika dikonsumsi oleh kelompok lansia?

Ati ayam

Dokter Spesialis Gizi Klinik Primaya Hospital Tangerang, dr Yohan SpGK, menerangkan bahwa memang beberapa kelompok lansia tidak diperkenankan makan hati ayam, karena kandungan kolesterol tinggi.

"Hati ayam termasuk dalam kelompok jeroan yang mengandung kolesterol tinggi, sehingga orang dewasa perlu membatasi konsumsinya," terangnya pada MNC Portal, Rabu (9/6/2021).

Di sisi lain, kelompok lansia atau dewasa yang rentan anemia malah disarankan makan hati ayam. "Misalnya saja ibu hamil, ibu menyusui, termasuk lansia. Tapi ada catatan, untuk lansia harus sesuai dengan anjuran dokter pribadinya, ya," terang dr Yohan.

Hati ayam adalah panganan alami yang mengandung zat besi tinggi dibanding dengan pangan alami lainnya, seperti hati sapi maupun daging sapi.

"Dari berbagai sumber zat besi, hati ayam termasuk yang paling tinggi kandungan zat besinya, karena setiap 75 gram hati ayam mengandung 9,2 mg zat besi, sedangkan hati sapi hanya 4,8 mg dan daging sapi hanya 2,4 mg," tambahnya.

Itu menandakan bahwa hati ayam memang baik untuk memastikan kecukupan zat besi tubuh. Di mana, zat besi itu sendiri adalah mikronutrien penting komponen sel darah merah, yang berguna untuk mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh terutama otak, sehingga mampu menangkal anemia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini