Asah Kreativitas, Solusi Masalah Kesehatan Mental Remaja saat Pandemi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 481 2423145 asah-kreativitas-solusi-masalah-kesehatan-mental-remaja-saat-pandemi-z2EzqeJokp.jpg Ilustrasi remaja. (Foto: Pressfoto/Freepik)

PANDEMI covid-19 telah membuat sebagian besar masyarakat Indonesia menjadi khawatir, termasuk anak-anak. Kondisi inilah yang membuat anak-anak dan para remaja mengalami masalah kesehatan mental. Mereka cenderung menjadi depresi, cemas, dan merasa frustrasi.

Baca juga: 5 Cara Cegah Dampak Buruk Media Sosial, Kesehatan Mental pun Terjaga 

Terkait situasi tersebut, psikolog Yasinta Indrianti menjelaskan bahwa pandemi covid-19 telah berdampak pada kesehatan mental manusia, termasuk anak-anak. Banyak orang merindukan kondisi yang bahagia. Sebagian orang merasa depresi, cemas, takut, dan pasti hal tersebut juga dialami oleh anak-anak atau remaja.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Shutterstock)

"Tapi dengan acara yang mendidik dan mengasah kreativitas mereka, hal itu justru membuat para generasi muda tidak digital fatique, tapi memanfaatkan media digital justru untuk berkreasi," terang Yasinta dalam diskusi virtual, Kamis 10 Juni 2021.

Baca juga: 4 Cara Mudah Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19 

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tugas perkembangan remaja adalah bersosialisasi, berkelompok, dan menghabiskan banyak energi. Tapi ini yang menjadi masalahnya. Sebab saat energi banyak tapi terkurung di rumah, maka mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

"Tapi dengan kegiatan ini, mereka memiliki kesempatan lebih untuk mencari apa sih yang ada dalam diri saya yang bisa menjadi kekuatan dan dikembangkan bahkan bisa dibagikan dan menginspirasi banyak remaja lainnya," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini