3 Faktor Penentu Target 1 Juta Vaksin Covid-19 per Hari Dapat Tercapai

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 612 2422942 3-faktor-penentu-target-1-juta-vaksin-covid-19-per-hari-dapat-tercapai-d6NhKswW59.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMBERIAN vaksin Covid-19 di Indonesia memang masih jauh dari target. Padahal, pemberian vaksin ini dianggap sangat efektif untuk menekan persebaran virus Covid-19.

Pasalnya, semakin banyak orang yang mendapatkan vaksin, maka semakin mudah kekebalan kelompok atau herd immunity terbentuk. Karenanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menargetkan vaksinasi Covid-19 mencapai 1 juta dosis per hari pada Juli.

Lebih lanjut Jokowi berharap di Juni ini target vaksinasi Covid-19 per harinya adalah 700 ribu dosis bisa disuntikkan. Bukan hal mudah memang, tapi dia cukup optimis itu bisa tercapai.

"Kita berharap pada Juni target vaksinasi per hari 700 ribu bisa tercapai, sehingga di Juli kita sudah bisa masuk target satu juta per hari," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok, Jawa Barat, belum lama ini.

Lantas, apa kata Bio Farma selaku penyedia vaksin Covid-19 di Indonesia?

Diterangkan Kepala Divisi Ritel dan Pelayanan Bio Farma, dr Mahsun Muhammadi, MKK, target 1 juta dosis vaksin Covid-19 per hari bisa tercapai asal 3 poin dikerjakan dengan baik. Adalah jumlah vaksinnya cukup, distribusinya lancar, dan pelaksanaan vaksinasinya berjalan baik.

"Tiga hal ini perlu disiapkan berbarengan supaya harapan 1 juta dosis vaksin Covid-19 diberikan ke masyarakat Indonesia per hari bisa tercapai," katanya dalam siaran Youtube FMB9ID_IKP beberapa waktu lalu.

Terkait dengan jumlah vaksinasi, sampai saat ini stoknya terjaga dengan baik. Bahkan, direncanakan pada pertengahan Juni ini pemerintah bakal mendatangkan lagi vaksin Sinopharm sebanyak 1 juta dosis yang akan dipakai untuk program vaksinasi gotong royong.

"Ya, jumlah kumulatif dari program vaksinasi pemerintah dan vaksinasi gotong royong akan sangat membantu mencapai target 1 juta dosis per hari itu. Karena itu, dua program ini mesti berjalan beriringan," papar dr Mahsun.

Ia melanjutkan, Bio Farma sendiri sampai saat ini masih terus memproduksi vaksin Covid-19 dari bulk kiriman Sinovac dan AstraZeneca. "Kekurangannya bisa dilengkapi dengan import vaksin jadi dari AstraZeneca," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini