Ragu Suntik Vaksin AstraZeneca? Kemenkes: WHO Sudah Rekomendasi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 612 2422991 ragu-suntik-vaksin-astrazeneca-kemenkes-who-sudah-rekomendasi-PlYQYKEfxr.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH memutuskan untuk memberikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat yang berumur di atas 18 tahun. Sayangnya, aturan ini hanya berlaku di Jakarta saja.

Banyak anak muda pun antusias dengan keluarnya izin ini, tapi tidak jarang yang masih mempertanyakan keamanan vaksin. Mengingat, vaksin yang akan digunakan adalah vaksin AstraZeneca.

Ya, keraguan muncul karena banyaknya informasi yang mengatakan vaksin AstraZeneca ini memiliki efek samping serius yang berbahaya. Terlebih, kasus kematian pasca-vaksinasi AstraZeneca beberapa waktu lalu muncul sekalipun sudah diklarifikasi Komnas KIPI bahwa itu tak ada kaitannya dengan vaksin.

Supaya masyarakat yakin dan tak ragu mendapatkan vaksin AstraZeneca, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa vaksin ini aman dan jangan ragu untuk menerimanya.

"Sampai saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih belum mengubah rentang usia penggunaan vaksin AstraZeneca, jadi tenang, vaksin ini aman," kata Siti Nadia pada MNC Portal, Kamis (10/6/2021).

Ya, dalam pernyataan resmi Kemenkes di laman Sehat Negeriku dijelaskan bahwa vaksin AstraZeneca diberikan kepada sasaran dengan usia minimal 18 tahun sebanyak dua dosis dengan 0,5 ml setiap dosisnya secara intramuscular dengan interval 8 hingga 12 minggu dari dosis pertama.

"Berdasarkan rekomendasi WHO tanggal 16 Maret 2021, bahwa efikasi vaksin AstraZeneca terbaik didapatkan pada interval pemberian vaksin 12 minggu (76%)," terang laporan Kemenkes.

Meski aman, Siti Nadia mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta berusia 18 tahun ke atas yang sudah bisa menerima vaksin AstraZeneca, agar tetap berhati-hati. "Artinya, kalau ada efek samping segera kontak petugasnya atau segera ke rumah sakit rujukan KIPI," sarannya.

Menurut Siti Nadia, rata-rata efek samping pasca-vaksinasi itu hilang dalam 1 hingga 3 hari. "Ini sebenarnya bentuk reaksi respons tubuh kita terhadap antigen atau virus untuk menstimulus sistem kekebalan tubuh," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini