Hati-Hati Keracunan Vitamin D, Ini yang Bakal Terjadi pada Tubuh Anda

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 10 Juni 2021 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 612 2423063 hati-hati-keracunan-vitamin-d-ini-yang-bakal-terjadi-pada-tubuh-anda-7EK9Ec2he5.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 membuat orang lebih fokus untuk meningkatkan Vitamin D dalam tubuh mereka. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah dengan berjemur sinar matahari.

Beberapa orang memilih mendapatkan vitamin D dari suplemen. Tapi, yang perlu diketahui orang adalah bahwa kadar vitamin D dalam tubuh juga harus seimbang, jika tidak kita malah bisa keracunan vitamin D.

Jika sudah keracunan vitamin D, maka bisa meningkatkan risiko penyakit baju ginjal dan kanker. Adapun dosis harian yang dianjurkan pada orang dewasa untuk mengonsumsi vitamin D adalah 600 IU. 

Sebuah studi menemukan beberapa orang dewasa mengonsumsi dosis yang terlalu tinggi. Hal itu menyebabkan peningkatan risiko patah tulang, jatuh, batu ginjal dan kanker tertentu.

Para peneliti memeriksa data survei 39.243 orang dewasa dari tahun 1999 sampai 2014 untuk melihat berapa banyak orang mengonsumsi dosis lebih dari 1.000 IU dan 4.000 IU, dosis maksimum yang disarankan. 

Vitamin D

Jumlah orang yang mengonsumsi 1.000 IU mengalami kenaikan 18 persen pada survei terakhir di tahun 2013-2014. Pada periode yang sama, jumlah orang yang mengonsumsi 4.000 IU juga mengalami peningkatan 3,2 persen.

Penulis studi senior Pamela Lutsey mengatakan vitamin D sangat penting untuk metabolisme tulang karena membantu tubuh menyerap kalsium dan menjaga konsentrasi kalsium dan fosfat dalam darah.

"Namun asupan vitamin D yang berlebihan dapat berbahaya karena menyerap kalsium secara berlebihan,” tambah peneliti kesehatan masyarakat di University of Minnesota, Minneapolis tersebut, seperti dilansir dari Dailymail

Kelebihan kalsium darah pada gilirannya dapat menyebabkan deposisi kalsium yang merugikan jaringan lunak, seperti jantung dan ginjal. Dosis vitamin D yang berlebih secara umum terjadi pada wanita dan orangtua. Pada 2013 dan 2014, 6,6 persen orang berusia 70 dan lebih tua mengonsumsi setidaknya 4.000 IU vitamin D setiap hari.

Penelitian sebelumnya mengatakan mengonsumsi suplemen vitamin D bersamaan dengan suplemen kalsium dalam dosis tinggi bisa menyebabkan peningkatan risiko efek samping yang serius. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dosis tinggi meningkatkan risiko kanker prostat dan pankreas, serta kematian. Namun penelitian ini bukan eksperimen terkontrol yang dirancang untuk memeriksa risiko dan manfaat berbagai suplemen vitamin D.

Keterbatasan lain dari penelitian ini adalah bahwa peserta harus secara akurat mengingat dan melaporkan penggunaan suplemen vitamin D mereka. Orang-orang diminta membawa botol pil untuk membantu pelaporan yang akurat. Beberapa orang mengonsumsi vitamin D karena tidak banyak makanan yang mereka konsumsi mengandung vitamin D.

Namun konsumsi suplemen perlu dipertimbangkan lagi untuk orang yang berusia di atas 50 tahun atau yang lebih muda tapi tidak mendapatkan banyak sinar matahari dan individu dengan pigmentasi gelap, serta orang-orang yang hidup di garis lintang yang lebih tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini