6 Bentuk Pelecehan Seksual yang Perlu Anda Ketahui

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 06:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 612 2423291 6-bentuk-pelecehan-seksual-yang-perlu-anda-ketahui-N1SefclLxy.jpg Pelecehan seksual (Foto: Employment lawyers toronto)

Pelecehan seksual merupakan salah satu jenis perbuatan kekerasan seksual yang masih sangat sering ditemui. Definisi pelecehan seksual sendiri adalah perilaku verbal atau fisik tidak diinginkan yang bersifat seksual. Hal ini bisa membuat korban merasa tidak aman, malu, tersinggung dan terintimidasi.

Menurut naskah akademik Rancangan Undang-undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU-PKS), tindakan pelecehan seksual ini mencakup siulan, main mata, ucapan bernuansa seksual, sentuhan tidak diinginkan di bagian tubuh, gerakan atau isyarat bersifat seksual tanpa persetujuan, hingga mempertunjukkan materi pornografi dan keinginan seksual.

Pelecehan seksual, dapat terjadi di mana saja dan kepada siapa saja, baik bagi kaum perempuan maupun laki-laki. Namun, tak jarang, pelecehah seksual sulit dikenali karena tindakan, perilaku, dan komentar berbau seksual kadangkala dianggap biasa sehingga tampak dapat diterima dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, pelecehan seksual adalah tindakan salah. Oleh karenanya, penting untuk mengenali beragam bentuk pelecehah seksual. Apa saja? Berikut daftarnya, seperti dirangkum dari situs WebMd dan Kids Help Phone.

 mengalami pelecehan

1. Catcalling hingga hinaan berbau seksual

Bentuk pelecehah seksual yang jarang disadari adalah perilaku catcalling atau hinaan dan sebutan berbau seksual. Catcalling merupakan ucapan atau gerakan tak pantas seperti siulan atau rayuan yang dapat ditemui di jalan dan membuat korban merasa tak nyaman, tersinggung, terintimidasi hingga takut.

Kemudian, hinaan berbau seksual seperti memberikan label buruk hingga menyebut identitas seksual tanpa persetujuan dan di depan umum juga termasuk ke dalam pelecehan seksual.

2. Sentuhan tanpa consent

Susan Fineran, PhD, profesor di University of Southern Maine mengatakan, sentuhan yang tidak diinginkan atau tanpa consent merupakan bentuk pelecehan seksual. Terlebih, jika sentuhan tidak diinginkan itu mencakup daerah-daerah sensitif seperti payudara atau alat kelamin pria.

3. Perilaku seksual tak diinginkan

“Bila ada seseorang yang meminta Anda berkencan atau menekan Anda untuk berhubungan seks setelah Anda berulang kali mengatakan tidak, itu adalah pelecehan seksual,” kata Fineran dikutip dari WebMd. Dia melanjutkan, jika ada seseorang menguntit Anda seperti masuk ke ruang pribadi, atau bertindak mengancam, itu juga merupakan bentuk pelecehan seksual.

4. Perhatian khusus yang membuat tidak nyaman dan aman

Tindakan-tindakan perhatian khusus yang diberikan seseorang dan itu membuat tidak nyaman, dapat juga dikategorikan sebagai pelecehan seksual. Misalnya, menatap atau melirik secara terus menerus yang membuat tidak nyaman, atau memberikan komentar, rayuan yang tidak diinginkan dan membuat tidak nyaman hingga takut, itu juga merupakan bentuk dari pelecehan seksual.

5. Lelucon berbau seksual

Pelecehan seksual yang dapat terjadi sehari-hari di lingkungan sekitar adalah lelucon berbau seksual. Ini bisa menjadi bentuk pelecehan seksual apabila lelucon tersebut tidak berada pada tempatnya dan membuat orang lain atau objek lelucon merasa tidak nyaman, tidak aman, tersinggung, dan takut.

6. Pelecehan seksual secara online

Bentuk pelecehan seksual tidak hanya terjadi secara langsung. Tetapi juga terjadi secara online. Pelecehan seksual ini terjadi bila seseorang mengirimkan email maupun pesan teks atau foto berbau seksual. Misalnya, bila seseorang mengirimkan gambar atau foto alat kelamin atau pesan dan ajakan tak senonoh tanpa persetujuan Anda.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini