WHO: Ivermectin Hanya Digunakan sebagai Obat Covid-19 dalam Uji Klinis

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 11 Juni 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 481 2423493 who-ivermectin-hanya-digunakan-sebagai-obat-covid-19-dalam-uji-klinis-LUNljwftvj.jpg Ilustrasi (Foto : Livescience)

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporannya menjelaskan bahwa bukti saat ini tentang penggunaan Ivermectin untuk mengobati pasien Covid-19 tidak dapat disimpulkan. Artinya, WHO merekomendasikan obat ini hanya digunakan dalam uji klinis sampai lebih banyak data terkumpul.

Rekomendasi ini, yang berlaku untuk pasien Covid-19 dengan tingkat keparahan penyakit apapun, sekarang jadi bagian dari pedoman WHO tentang perawatan pasien Covid-19.

Ivermectin sendiri adalah obat antiparasit spektrum luas, termasuk dalam daftar obat esensial WHO untuk beberapa penyakit parasit. Obat Invermectin digunakan dalam pengobatan onchocerciasis (river blindness), strongyloidiasis, dan penyakit lain yang disebabkan oleh cacing yang ditularkan melalui tanah. Ivermectin juga dipakai untuk mengobati kudis.

Ivermectin

"Suatu kelompok pengembangan pedoman dihadirkan sebagai tanggapan atas meningkatnya perhatian internasional pada Ivermectin sebagai pengobatan potensial untuk Covid-19," ungkap laporan WHO.

Baca Juga : India Stop Penggunaan Ivermectin dari Daftar Obat Covid-19

Kelompok ini adalah panel ahli yang independen, yang mencakup ahli perawatan klinis dalam berbagai spesialisasi dan juga termasuk ahli etika dan mitra pasien.

Baca Juga : Termasuk Obat Keras, BPOM Ingatkan Bahaya Ivermectin Dipakai Sembarangan

Kelompok tersebut bertugas meninjau data yang dikumpulkan dari 16 uji coba terkontrol secara acak (total terdaftar 2407), termasuk pasien Covid-19 rawat inap dan pasien rawat jalan.

"Dan mereka menentukan bahwa bukti apakah Ivermectin mampu mengurangi kematian, kebutuhan ventilasi mekanis, kebutuhan masuk rumah sakit, dan waktu perbaikan klinis pada pasien Covid-19, adalah kepastian yang sangat rendah karena ukuran studi yang kecil dan keterbatasan metodologis dari data percobaan yang tersedia," ungkap WHO.

"Artinya, para ahli tidak melihat penggunaan Ivermectin itu dapat mencegah Covid-19 yang berada di luar cakupan pedoman saat ini," tutup laporan tersebut.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini