Perlunya Obeservasi 48 Jam ketika Anak Kecil Jatuh

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 12 Juni 2021 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 612 2423947 perlunya-obeservasi-48-jam-ketika-anak-kecil-jatuh-92xTXFjSQl.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ANAK kecil memang sangat hobi bermain, berlari, melompat bahkan memanjat. Tapi, mereka belum memiliki batasan aman, sehingga orangtua harus selalu sigap mencegah, agar si anak tidak terluka.

Meski sudah diperhatikan, tapi terkadang si kecil masih bisa terjatuh atau terpentok. Jika terpentok, sudah pasti ada luka memar yang dapat segera diatasi.

Tapi beda cerita dengan jatuh, ketika jatuh ada ketakutan bagian tubuh yang terkena dalam yang terkena. Jika sudah demikian, maka diperlukan penanganan ekstra untuk mencari tahu kondisi si kecil.

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Anak Primaya Hospital Bekasi Timur Citra Amelinda, SpA, IBCLC, MKes pun mengatakan, ada baiknya orangtua segera melepaskan pakaian sang anak dan mengecek kondisi tubuhnya.

Anak Jatuh

"Kalau misalnya anak jatuh, buka pakaiannya, cek dari kepala sampai ujung kaki. Cek apakah ada memar, benjol, demam, atau muntah," kata Dokter Citra pada webinar Tumbuh Kembang Anak Optimal untuk Generasi Anak.

Setelah itu, Dokter Citra juga mengatakan ada baiknya orangtua terus mengawasi kondisi anak selama 48 jam. "Jika tidak timbul memar, muntah, berarti anak tidak apa-apa," tuturnya.

Akan tetapi, jika memang orangtua ragu, ada baiknya untuk mengunjungi dokter spesialis anak. Dengan menyerahkan kasus ini kepada ahlinya, maka kecemasan yang dialami orangtua pun dapat berkurang. "Kalau misalnya ragu bisa kunjungi dokter spesialis anak," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini