Pentingnya Mengalokasikan Dana Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 481 2424800 pentingnya-mengalokasikan-dana-kesehatan-di-tengah-pandemi-covid-19-TIRCAqu5SM.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Chilliwack)

PANDEMI Covid-19 telah berlangsung selama lebih dari satu tahun. Apalagi sekarang mutasi virus corona juga semakin menjadi-jadi, akibatnya masyarakat makin khawatir dengan kesehatannya.

Masyarakat terutama generasi milenial dengan rentang usia 21 sampai 41 tahun makin peduli dengan kesehatannya di tengah pandemi. Mereka makin rajin berolahraga, mengonsumsi makanan yang lebih bergizi, dan mengubah pola kehidupannya menjadi ke arah yang lebih sehat daripada sebelumnya.

 Pandemi Covid-19

Meski demikian, ada satu hal yang berkaitan dengan faktor kesehatan namun belum dianggap sebagai sebuah urgensi bagi generasi milenial yaitu asuransi kesehatan.

Pegiat Asuransi Indonesia Glen Alexander Winata menjelaskan, salah satu sebab generasi milenial belum menganggap asuransi sebagai prioritas karena mereka memiliki prioritas tujuan hidup yang lain seperti menciptakan kekayaan sebanyak mungkin dalam waktu singkat.

"Padahal risiko kesehatan bisa terjadi kepada semua manusia tanpa melihat berapa usia dan generasinya," kata Glen, Senin, (14/6/2021).

Glen melanjutkan, generasi milenial penting untuk memerhatikan kemungkinan risiko kesehatan yang akan dihadapinya suatu saat nanti. Sebab biaya untuk menanggulangi faktor kesehatan itu akan menelan biaya yang tidak sedikit.

Menurutnya, tidak selamanya orang bersedia untuk membayar biaya jika terjadi masalah kesehatan di dalam dirinya. Tidak selamanya pula seseorang berapapun usianya memiliki uang atau mau menjual aset-asetnya untuk menanggung pengobatannya. Makanya perlu memikirkan asuransi kesehatan.

Di satu sisi kita tidak bisa memungkiri jika para milenial sangat menyukai gaya hidup mereka yang kerap membeli kopi, bekerja dari kedai, membeli barang-barang yang sedang tren, dan hal-hal lainnya untuk mengesankan orang lain.

“Para generasi milenial dapat memotong biaya semacam ini untuk dialokasikan ke dana kesehatan,” kata Glen.

Sementara Presiden MDRT Ian Green mengatakan, asuransi kesehatan memang penting untuk pendanaan biaya kesehatan. "Asuransi jiwa memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan seseorang, seperti misalnya pada saat dia sedang menghadapi situasi terendah dalam kehidupannya."

Sementara itu, selain menjaga diri dengan mengalokasikan dana kesehatan, selama pandemi masyarakat juga wajib menjaga diri dari penyakit.

Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i mengatakan, di tengah pandemi seseorang memang sering sakit, dan itu hal yang wajar. Sebab kuman terdapat di mana-mana. Oleh sebab itu masyarakat diimbau harus waspada terhadap kondisi tersebut.

“Wajar karena kuman ada di mana-mana. Itulah kenapa harus waspada. Jadi bagaimana kita bisa mencerdaskan masyarakat di manapun itu supaya dapat beradaptasi dengan baik. Orang memang mudah jatuh sakit di masa pandemi ini, tapi balik lagi ke behavior masyarakatnya,” ujar dr. Fajri.

Makanya jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan memang harus terus dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini