6 Bentuk Pelecehan Seksual Verbal dan Fisik yang Masih Sering Ditemui

Siska Permata Sari, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 612 2424721 6-bentuk-pelecehan-seksual-verbal-dan-fisik-yang-masih-sering-ditemui-zxBZ9S7bol.jpg Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Shutterstock)

PELECEHAN seksual merupakan salah satu jenis pelanggaran yang masih sangat sering ditemui. Definisi pelecehan seksual sendiri adalah perilaku verbal atau fisik tidak diinginkan yang bersifat seksual. Hal ini bisa membuat korban merasa tidak aman, malu, tersinggung, atau terintimidasi.

Menurut naskah akademik Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU-PKS), tindakan pelecehan seksual mencakup siulan, main mata, ucapan bernuansa seksual, sentuhan tidak diinginkan di bagian tubuh, gerakan atau isyarat bersifat seksual tanpa persetujuan, hingga mempertunjukkan materi pornografi dan keinginan seksual.

Baca juga: Kenali 4 Bentuk Pelecehan Seksual di Internet, Apa Saja? 

Pelecehan seksual dapat terjadi di mana saja dan kepada siapa saja, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Namun tidak jarang, pelecehan seksual sulit dikenali karena tindakan, perilaku, dan komentar berbau seksual kadang kala dianggap biasa sehingga tampak dapat diterima dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, pelecehan seksual adalah tindakan salah. Oleh karena itu, penting untuk mengenali beragam bentuk pelecehah seksual. Apa saja? Berikut daftarnya, seperti dirangkum dari laman WebMd dan Kids Help Phone.

1. Hinaan hingga sebutan berbau seksual

Bentuk pelecehan seksual yang jarang disadari adalah perilaku catcalling atau hinaan dan sebutan berbau seksual. Catcalling merupakan ucapan atau gerakan tidak pantas seperti siulan atau rayuan yang dapat ditemui di jalan dan membuat korban merasa tidak nyaman, tersinggung, terintimidasi, hingga takut.

Kemudian hinaan bernuansa seksual seperti memberikan label buruk sampai menyebut identitas seksual tanpa persetujuan dan di depan umum juga termasuk pelecehan seksual.

2. Sentuhan tanpa consent

Susan Fineran PhD, profesor di University of Southern Maine, mengatakan sentuhan yang tidak diinginkan atau tanpa consent merupakan bentuk pelecehan seksual. Terlebih jika sentuhan tidak diinginkan itu mencakup daerah-daerah sensitif seperti payudara atau alat kelamin pria.

Baca juga: 10 Bentuk Pelecehan Seksual di Kantor, Kerap Terjadi Jarang Disadari 

3. Perilaku seksual tidak diinginkan

"Bila ada seseorang yang meminta Anda berkencan atau menekan Anda untuk berhubungan seks setelah Anda berulang kali mengatakan tidak, itu adalah pelecehan seksual," kata Fineran, seperti dikutip dari laman WebMd.

Dia melanjutkan, jika ada seseorang menguntit Anda seperti masuk ke ruang pribadi, atau bertindak mengancam, itu juga merupakan bentuk pelecehan seksual.

4. Perhatian khusus yang membuat tidak nyaman dan aman

Tindakan-tindakan perhatian khusus yang diberikan seseorang dan itu membuat tidak nyaman, dapat juga dikategorikan sebagai pelecehan seksual. Misalnya, menatap atau melirik secara terus-menerus yang membuat tidak nyaman, atau memberikan komentar, rayuan yang tidak diinginkan dan membuat tidak nyaman hingga takut, itu juga merupakan bentuk dari pelecehan seksual.

Baca juga: Pengakuan Korban Pemerkosaan: Butuh 14 Tahun untuk Berani 'Speak Up' 

5. Lelucon bernuansa seksual

Pelecehan seksual yang dapat terjadi sehari-hari di lingkungan sekitar adalah lelucon bernuansa seksual. Ini bisa menjadi bentuk pelecehan seksual apabila lelucon tersebut tidak berada pada tempatnya dan membuat orang lain atau objek lelucon merasa tidak nyaman, tidak aman, tersinggung, dan takut.

6. Pelecehan seksual secara online

Bentuk pelecehan seksual tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga terjadi secara online. Pelecehan seksual ini terjadi bila seseorang mengirimkan email maupun pesan teks atau foto bernuansa seksual. Misalnya, seseorang mengirim gambar atau foto porno atau pesan dan ajakan tidak senonoh tanpa persetujuan Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini