Kriteria Operasi Bibir Sumbing, Perhatikan Usia dan Berat Badan Anak

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 00:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 481 2425771 kriteria-operasi-bibir-sumbing-perhatikan-usia-dan-berat-badan-anak-aMB8yDaFsl.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

OPERASI bibir sumbing perlu dilakukan agar tumbuh kembang anak menjadi normal. Jika tidak, ada banyak risiko kesehatan yang dialami sang anak.

Anak yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing beresiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan. Seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, berbicara, serta beresiko tinggi mengalami malnutrisi.

"Mereka tidak bisa makan dengan baik, bicara dengan baik, dan sulit bermasyarakat dengan baik, karena penampilan tidak nyaman dilihat," ucap Dokter Bedah Plastik Irena Sakura Rini saat Inagurasi Baksos Operasi Bibir Sumbing Smile Train Indonesia dan Pusdokkes Polri.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani, akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kesehatan anak dalam jangka panjang. Karenanya, orangtua harus berupaya melakukan operasi ini terhadap anak saat masih bayi.

Namun sebelum melakukan operasi bibir sumbing Anda perlu memerhatikan beberapa kriteria. Dari mulai usia anak, berat badan anak, serta kondisi kesehatan anak secara umum.

"Jadi dipertimbanhkan itu tidak kurang dari 3 bulan sampai 1 tahun, lalu hemoglobin juga jangan kurang dari 10," imbuh Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) .

Ketika rekonstruksi bibir sumbing lancar, maka oksigen masuk dengan maksimal. Semua akan menjadi normal, ketika jalan masuk makanan itu baik.

Dokter Irena menambahkan, usai melakukan operasi, pasien butuh terapi wicara. Pendampingan masih harus dilakukan agar berjalan normal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini