Waktu Pengobatan yang Lama Sering Buat Pasien TBC Frustrasi

Antara, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 612 2425385 waktu-pengobatan-yang-lama-sering-buat-pasien-tbc-frustrasi-rIlRdZ7WvL.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT Tuberculosis (TBCC) memang masih cukup banyak menyerang masyarakat Indonesia. Pemerintah pun menargetkan pengendalian TBC secara penuh di Indonesia pada 2030.

Tapi hal itu bukanlah target yang mudah untuk dicapai. Apaalgi, TBC memiliki proses penyembuhan yang memakan waktu lama, sehingga memerlukan konsistensi dari pasien.

"Pengobatan daripada TBC membutuhkan waktu 6-9 bulan kemudian meninggalkan kebosanan dan sering putus berobat, dan kemudian tidak berobat adalah tantangan yang kita hadapi," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr Siti Nadia Tarmizi.

Kendati demikian, Nadia menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit yang bisa disembuhkan, dan proses penyembuhan bisa menjadi lebih mudah jika pasien melakukan terapi obat pencegahan pencegahan selama dua bulan.

TBC

"Upaya pencegahan ini pun sudah ditemukan metodenya, yaitu dengan memberikan terapi obat pencegahan TBC selama dua bulan. Orang yang sakit TBC jelas memiliki gejala batuk dan kondisi kesehatan yang dirasakan sehingga untuk memulai pengobatan akan lebih mudah," kata Nadia.

Di sisi lain, pemberian terapi TBC sebagai upaya pencegahan pada semua kelompok umur baik pada anak atau dewasa dianggap sebagai metode yang sangat tepat. Selain itu, upaya preventif juga diperlukan untuk menjaga seseorang agar tidak menjadi sakit.

"Ini juga merupakan tantangan karena kita akan memberikan obat terapi pencegahan di mana orang tersebut merasa dirinya tidak sakit dan pengobatan ini cukup lama selama dua bulan dan harus meminum obat setiap hari," kata Nadia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini