Terpaksa Isolasi Mandiri di Rumah Dampak RS Penuh, Ikuti Tata Cara Aman Ini

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 481 2425860 terpaksa-isolasi-mandiri-di-rumah-dampak-rs-penuh-ikuti-tata-cara-aman-ini-l7UpvqaHbG.jpg Ilustrasi pasien covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah. (Foto: Freepik)

BANYAK pasien covid-19 terpaksa melakukan isolasi mandiri di rumah dampak rumah sakit rujukan penuh. Salah satunya di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Bahkan hingga Selasa 15 Juni 2021 malam, ratusan orang dilaporkan memenuhi RS itu.

Terkait kondisi ini, pasien covid-19 tanpa gejala kemungkinan besar diimbau untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Akan tetapi jika menerapkannya tidak secara tertib menjaga jarak dengan anggota keluarga yang sehat serta menerapkan protokol kesehatan lainnya, bisa menjadi klaster penularan baru.

Oleh karena itu, merangkum dari unggahan akun Instagram @kemenkominfo, berikut 10 hal yang harus dilakukan ketika sedang menjalani perawatan pemulihan covid-19 melalui isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Kebanjiran Pasien Covid-19, Lobi Wisma Atlet Penuh Sesak 

1. Tinggal diam di rumah, jangan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

2. Gunakan kamar terpisah dari anggota keluarga lain yang tidak terinfeksi.

3. Selalu menjaga jarak dengan siapa pun setidaknya 1 meter, lebih jauh lebih baik.

4. Selalu gunakan masker, termasuk anggota keluarga yang merawat pasien.

5. Lakukan pengukuran suhu tubuh setiap hati dan perhatikan perkembangan kondisi tubuh.

6. Hindari pemakaian bersama alat makan, peralatan mandi, serta seprai dan handuk.

7. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta sering mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun.

Baca juga: Humas Wisma Atlet: Keterisian Pascalibur Lebaran dari 900 Jadi 4.500 Pasien 

8. Berjemur di bawah sinar matahari langsung setiap pagi.

9. Bersihkan benda yang sering disentuh oleh anggota keluarga menggunakan cairan disinfektan.

10. Hubungi fasilitas layanan kesehatan terdekat jika kondisi memburuk.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini