Cristiano Ronaldo Tidak Minum Cola, Ketahui Manfaatnya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 481 2426060 cristiano-ronaldo-tidak-minum-cola-ketahui-manfaatnya-79lpU0SW4U.jpg Cristiano Ronaldo. (Foto: Reuters)

MEGABINTANG sepakbola Cristiano Ronaldo mendapat pujian publik dunia karena menyingkirkan botol minuman cola dan lebih memilih air putih. Aksi tersebut dia pertontonkan saat konferensi pers jelang laga perdana Portugal di EURO 2020.

Ya, Cristiano Ronaldo memang tidak minum minuman bersoda. Kebiasaan ini dia terapkan juga ke anak-anaknya. Bahkan, dia bisa sangat keras kepada anak-anaknya mengenai minuman soda tersebut.

Baca juga: Singkirkan Cola dan Pilih Air Putih, Cristiano Ronaldo Tuai Pujian 

"Saya sangat keras dengannya (Cristiano Ronaldo Junior), karena dia minum minuman bersoda," terang pasangan dari Georgina Rodriguez tersebut, dikutip dari laman Give Me Sport, Rabu (16/6/2021).

"Saya bahkan bisa berkelahi dengannya ketika dia makan keripik, kentang goreng, dan makanan lainnya yang tidak sehat. Dia tahu saya tidak menyukai kebiasaan itu," lanjutnya.

Cristiano Ronaldo. (Foto: Sportsman)

Lantas, apa sih manfaat kesehatan yang bisa didapat Cristiano Ronaldo dari tidak mengonsumsi minuman bersoda?

Baca juga: Cristiano Ronaldo Pilih Minum Air Putih, Ternyata Ini Manfaatnya untuk Kesehatan 

Diketahui bahwa dari 1 botol minuman cola mengandung 10 sendok teh gula tambahan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menyebut bahwa konsumsi gula itu tidak boleh lebih dari 6 sendok teh per harinya.

Artinya, setiap kali Anda minum minuman bersoda 1 botol, sama saja sudah mencukupi asupan gula harian, bahkan melebihi. Dengan begitu, seyogianya Anda tidak mengonsumsi makanan atau minuman lain yang mengandung gula karena jika iya maka asupan gula harian Anda diartikan membeludak banyak.

Minuman bersoda juga dikenal sebagai "alat" perusak sistem kekebalan tubuh. Ya, menurut laporan laman Times of India, minuman bersoda sangat berisiko menurunkan imunitas tubuh karena mengandung gula dan itu sama saja seperti "memberi makan" bakteri jahat.

Dijelaskan bahwa hanya mengonsumsi 350 ml minuman bersoda, setara dengan mendapatkan 39 gram gula yang merupakan penyebab banyak masalah kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Baca juga: Saham Coca Cola Anjlok Gegara Ronaldo Geser 2 Botol 

"Gula berfungsi sebagai tempat berkembang biaknya bakteri dan virus dan membantu mereka menyebar dengan mudah ke seluruh tubuh. Gula juga menekan sistem kekebalan tubuh," ungkap laporan tersebut.

Minuman bersoda juga diketahui dapat meningkatkan risiko infeksi. Bahkan ini berlaku bagi siapa pun dengan kondisi kesehatan apa pun, khususnya penderita diabetes tipe 2.

Baca juga: Gara-Gara Cristiano Ronaldo Marah ke Sponsor Piala Eropa 2020, si Perusahaan Kehilangan Rp56,9 Triliun 

Gula dalam soda memengaruhi sel darah putih sistem kekebalan Anda yang penting untuk melawan infeksi. Dengan begitu, makin banyak mengonsumsi minuman bersoda, maka akan melemahkan sel darah putih yang punya fungsi perlindungan pada tubuh tersebut. Jadi, sebaiknya penderita diabetes tipe 2 tidak mengonsumsi soda.

"Minuman bersoda bukan hanya memperburuk kondisi pasien diabetes tipe 2, tetapi meningkatkan risiko penyakit tersebut pada orang sehat," terang laporan itu.

Ya, rutin mengonsumsi minuman bersoda dapat menurunkan sensitivitas insulin seseorang yang merupakan risiko utama untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

"Selain mengurangi minuman bersoda, untuk mencegah diabetes tipe 2 juga Anda disarankan mengurangi konsumsi lemak jenuh," pungkasnya.

Baca juga: Merugi Rp57 Triliun Gara-Gara Cristiano Ronaldo di Piala Eropa 2020, Ini Respons Coca-Cola 

Cristiano Ronaldo. (Foto: Reuters)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini