Terawan Yakin Vaksin Nusantara Aman dan Tak Butuh Anggaran Negara!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 481 2426490 terawan-yakin-vaksin-nusantara-aman-dan-tak-butuh-anggaran-negara-QLtyyCt914.jpg Terawan (Foto : Dok.Okezone)

TERAWAN Agus Putranto ngotot bisa melanjutkan penelitian vaksin Nusantara. Sebab, tinggal selangkah lagi vaksin sel dendritik tersebut rampung dikerjakan dan diklaim dapat membantu menyelesaikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Salah satu alasan mengapa vaksin Nusantara tetap harus dilakukan sampai tuntas adalah kepercayaan Terawan bahwa vaksin ini begitu aman. Itu kenapa dia melibatkan istri dan anak dalam penelitian.

"Saya sendiri sudah merasakan. Anak dan istri saya juga. Artinya saya sudah siap melakukannya dan saya sudah tahu, yakin (dengan vaksin Nusantara ini)," ungkap Terawan begitu yakin di rapat bersama Komisi 7 DPR RI, Rabu (16/6/2021).

Terawan

"Kalau Pak Adrian ikut, saya anggap itu orang lain. Tapi kalau istri saya ikut, yang mana dia adalah bagian dari hidup saya, anak juga begitu, itu menurut saya suatu keyakinan bahwa vaksin ini aman," lanjut Eks Menteri Kesehatan tersebut.

Baca Juga : Vaksin Nusantara Dilarang, Hati Terawan Terluka

Bukti lain yang disodorkan Terawan ke Komisi 7 DPR RI terkait dengan klaim keamanan vaksin Nusantara adalah hasil uji klinis fase I yang dilakukan di Semarang. Diterangkan dalam hasil uji klinis fase 1, vaksin Nusantara diklaim melindungi penerima vaksin dari paparan Covid-19.

"Uji klinis fase 1 (didapatkan hasil bahwa) dalam 6 bulan (pascavaksinasi), saya dapat laporan, itu (vaksin Nusantara) dalam 6 bulan (dinyatakan) 'safety' (dengan) tidak ada yang tertular dari semua hasil pasien uji klinis fase 1," kata Terawan sangat yakin.

Padahal, sambungnya, pada uji klinis fase 1 vaksin Nusantara itu, ada subjek penelitian yang kerjanya sebagai 'cleaning service' di area Covid-19. "(Dengan adanya laporan hasil studi ini) saya sangat bersyukur dan mudah-mudahan diridhoi Tuhan Yang Maha Kuasa," sambungnya.

Tak hanya soal keamanan, ia pun yakin bahwa uji klinis fase 3 tak membutuhkan anggaran negara. Sehingga, alasan apalagi yang bisa melemahkan penelitiannya tersebut.

"Kalau masalah anggaran, jujur saya gak butuh anggaran dan saya lihat Komisi 7 DPR RI sudah mau urunan, itu besar sekali. Saya enggak butuh anggaran negara, yang saya butuhkan adalah good will political will. Keluarin anggaran negara saja tidak, tapi kenapa dilarang? Kecuali vaksin ini menimbulkan kematian penderitaan dan sebagainya," ungkapnya agak keras.

Vaksin Covid-19

Dengan alasan tersebut, Terawan meminta sekali kepada Komisi 7 DPR RI agar memberikan lampu hijau vaksin Nusantara-nya dapat berlanjut ke uji klinis fase 3. Terlebih, menurut Terawan, dengan lanjutnya vaksin Nusantara ke uji klinis fase 3, itu sama saja seperti kemerdekaan riset.

"Sekali lagi saya mohon dukungan (dari Komisi 7 DPR RI). Boleh lah dilakukan uji klinis fase 3 untuk vaksin Nusantara. Jika ini boleh, ini bagian dari kemerdekaan riset. Kalau itu saja dilarang, saya tidak tahu harus berkata apa," tandas Terawan seraya mematikan mic di depannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini