Kemenkes Ungkap Alasan Orang dengan Gangguan Mental dapat Prioritas Vaksin Covid-19

Antara, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 612 2426873 kemenkes-ungkap-alasan-orang-dengan-gangguan-mental-dapat-prioritas-vaksin-covid-19-JqKhKaguy1.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMBERIAN vaksin Covid-19 memang terus digencarkan, ada beberapa orang yang mendapatkan prioritas mendapatkan vaksin. Mereka antara lain adalah tenaga kesehatan, para lansia dan yang terbaru adalah penyandang disabilitas.

Menjadi salah satu prioritas vaksinasi Covid-19, kelompok penyandang disabilitas fisik dan mental memang bisa mendaftarkan diri terhitung pada 2 Juni lalu. Disabilitas mental atau gangguan mental, sendiri termasuk bipolar, gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan mental lainnya. Lantas, kenapa penyandang disabilitas mendapatkan prioritas vaksin?

"Para penyandang disabilitas menjadi prioritas penerima vaksin karena sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada mereka yang rentan terpapar dengan virus Covid-19," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, drg. Oscar Primadi, MPH.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi sektor swasta yang juga memiliki komitmen yang berkelanjutan untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional melalui berbagai kolaborasi dengan pemerintah.

Wakil Gubernur dan Ketua Satgas Covid-19 Provinsi DIY Sri Paduka Paku Alam X, menambahkan, berbagai upaya preventif terkait Covid-19 telah ditempuh, dimana salah satunya adalah pelaksanaan vaksinasi dam memfasilitasi akses vaksinasi bagi masyarakat.

"Khususnya para kelompok rentan, penyandang disabilitas dan mitra pengemudi transportasi. Gerakan kolaboratif dalam memutus dan menekan laju penularan Covid-19 melalui pola kerjasama multi helix lintas sektor," kata dia.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC PPDI) Sleman Sukamto, menambahkan, pihaknya bersyukur dengan keputusan pemerintah untuk mengikutsertakan para penyandang disabilitas menjadi target prioritas penerima vaksin.

"Dengan program vaksinasi yang inklusif ini, kami berharap teman-teman disabilitas di Yogyakarta dapat semakin terlindung dari paparan virus Covid-19," kata Sukamto.

"Saya juga mengajak teman-teman disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam Program Vaksinasi Nasional dan tidak perlu ragu untuk melakukan vaksinasi Covid-19 karena vaksin ini efektif untuk menekan penyebaran virus," ujarnya melanjutkan.

Selain bagi penyandang disabilitas, vaksin yang disediakan oleh Kemenkes Republik Indonesia ini akan diberikan kepada lansia dan pekerja publik sektor pariwisata dan transportasi sesuai dengan target Program Vaksinasi Nasional Tahap Kedua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini