3 Penyebab Tidak Lapar saat Pagi Hari, Bisa Jadi Depresi Lho

Sellva Brilliancy Fernando, Jurnalis · Jum'at 18 Juni 2021 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 481 2426993 3-penyebab-tidak-lapar-saat-pagi-hari-bisa-jadi-depresi-lho-obozuSSPvi.jpg Ilustrasi tidak lapar. (Foto: Drobotdean/Freepik)

SETIAP orang pasti pernah mengalami tidak merasa lapar saat pagi hari. Kok bisa ya? Padahal biasanya pagi hari adalah waktunya perut harus diisi setelah sekian lama puasa dalam tidur.

Merasa tidak lapar di pagi hari dapat dianggap hal normal, tapi bisa juga sesuatu yang mengkhawatirkan. Kondisi ini pun bisa dijelaskan serta ada penyebabnya.

Sebagaimana dilaporkan laman Healthline, berikut tiga kemungkinan penyebab perut tidak merasa lapar saat pagi hari.

Baca juga: 3 Cara Ampuh Atasi Munculnya Rasa Lapar saat Puasa Ramadhan 

Ilustrasi tidak lapar. (Foto: Foodandnutrition/Unsplash)

1. Makan malam besar

Salah satu alasan utama mengapa perut tidak merasa lapar saat bangun tidur adalah karena Anda makan malam atau camilan dalam jumlah besar pada malam sebelumnya. Ini mungkin benar, terutama jika Anda makan makanan tinggi lemak atau protein.

Makronutrien tersebut dapat memperlambat pengosongan perut dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama, bahkan hingga keesokan paginya. Demikian pula makanan berlemak tinggi bisa mengubah kadar hormon tertentu yang terkait nafsu makan serta perasaan kenyang yang menyebabkan penurunan rasa lapar.

Baca juga: Awas, Lapar Bisa Bikin Gampang Marah 

2. Tingkat hormon berubah

Semalam dan saat tidur, kadar beberapa hormon dalam tubuh berfluktuasi. Ini bisa mengubah nafsu makan. Secara khusus, penelitian menunjukkan bahwa kadar epinefrin, juga dikenal sebagai adrenalin, cenderung lebih tinggi di pagi hari. Dipercaya bahwa hormon ini menekan nafsu makan dengan memperlambat laju pengosongan perut dan meningkatkan pemecahan karbohidrat yang disimpan di hati dan otot untuk bahan bakar tubuh Anda.

Perhatikan bahwa fluktuasi hormon harian ini sangat alami dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika Anda mengalami perubahan mendadak atau ekstrim dalam rasa lapar atau nafsu makan, pertimbangkan untuk berbicara dengan profesional kesehatan.

3. Merasa cemas atau depresi

Kecemasan dan depresi dapat secara signifikan memengaruhi tingkat rasa lapar Anda. Selain gejala seperti gangguan tidur, kelelahan, dan kehilangan minat, depresi dapat menyebabkan perubahan nafsu makan. Sementara itu, kecemasan dapat meningkatkan kadar hormon stres tertentu yang mengurangi nafsu makan.

Tapi, kecemasan dan depresi memengaruhi orang secara berbeda. Beberapa penelitian menemukan bahwa kondisi ini malah terkait dengan peningkatan nafsu makan dan asupan makanan bagi sebagian orang.

Jika Anda mengalami kecemasan atau depresi dan menduga bahwa hal itu mungkin memengaruhi nafsu makan atau aspek lain dari kesehatan, bicarakan dengan profesional kesehatan untuk menentukan perawatan terbaik.

Baca juga: Bukan Bikin Kenyang, 10 Makanan Ini Justru Membuat Tambah Lapar 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini