Para Ahli Prediksi India Dilanda Gelombang 3 Covid-19 pada Oktober Mendatang

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 19 Juni 2021 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 481 2427620 para-ahli-prediksi-india-dilanda-gelombang-3-covid-19-pada-oktober-mendatang-m8dEDArxXN.jpg Ilustrasi kasus covid-19 di India. (Foto: Reuters)

PANDEMI covid-19 yang belum usai dan menimbulkan krisis kesehatan di berbagai negara di dunia, terutama di India, disebutkan dalam waktu dekat akan kembali menyerang. Menurut para ahli kesehatan, India harus bersiap menghadapi hantaman gelombang ketiga covid-19 yang diprediksi pada Oktober mendatang.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (19/6/2021), gelombang ketiga covid-19 yang kemungkinan melanda India tersebut harus dikendalikan dengan lebih baik daripada gelombang kedua baru-baru ini.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Dokter Ahli Rekomendasikan 5 Cara Kendalikan Pandemi 

Tetapi tetap saja, para pakar kesehatan menilai pandemi covid-19 akan tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat setidaknya selama 1 tahun ke depan. Demikian menurut jajak pendapat para ahli medis Reuters.

Survei yang digelar pada 3 hingga 17 Juni 2021 ini melibatkan sekira 40 ahli spesialis kesehatan, dokter, ilmuwan, ahli virologi, ahli epidemiologi, dan profesor dari seluruh dunia. Ini menunjukkan peningkatan signifikan vaksinasi kemungkinan akan memberikan perlindungan terhadap varian baru.

Baca juga: Psikolog Bagikan 3 Tips Jitu Cegah Depresi Akibat Covid-19 Melonjak 

Terkait ancaman gelombang ketiga, sebanyak lebih dari 85 persen responden atau 21 dari 24 orang, mengatakan gelombang berikutnya akan terjadi pada Oktober mendatang.

Responden yang memprediksikan hal ini termasuk 3 orang yang memperkirakannya pada awal Agustus, 12 orang pada September, dan 3 orang sisanya mengatakan akan terjadi di antara November hingga Februari 2022.

Tapi lebih dari 70 persen ahli (24 dari 34 orang) mengatakan gelombang ketiga kali ini akan bisa dikontrol lebih baik jika dibandingkan yang terjadi sebelumnya yakni situasi krisis kekurangan stok vaksin, obat-obatan, tabung oksigen, dan tempat tidur di rumah sakit.

"Ini akan lebih terkontrol, karena kasusnya akan jauh lebih sedikit, karena lebih banyak vaksinasi dan akan ada beberapa tingkat kekebalan alami dari gelombang kedua," kata dr Randeep Guleria, direktur di All India Institute of Medical Sciences.

Sebagai informasi, sejauh ini India sendiri baru memvaksinasi lengkap sekira 5 persen dari rasio populasinya yang diestimasi berjumlah 950 juta jiwa. Kondisi ini menjadikan masih jutaan penduduk India yang masih rentan terinfeksi dan terancam kematian akibat covid-19.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Ketua IDAI Tidak Izinkan Anak-Anak Sekolah Tatap Muka 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini