Berusia 90 Tahun, Nenek Takimika Jadi Instruktur Aerobik Tertua di Dunia

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 19 Juni 2021 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 612 2427780 berusia-90-tahun-nenek-takimika-jadi-instruktur-aerobik-tertua-di-dunia-hPy5auzl3F.jpg Nenek Takimika instruktur aerobik tertua di dunia. (Foto: Facebook Tran Thi Loi)

SEORANG nenek berusia 90 tahun mendadak viral setelah memiliki profesi yang tidak biasa. Di usianya yang nyaris 1 abad, ia masih melakukan banyak rutinitas kebugaran dan aktif bekerja sebagai instruktur aerobik di salah satu pusat kebugaran Jepang.

Tentunya ini adalah fenomena tidak biasa, sebab kebanyakan orang berusia 90 tahun hampir tidak bisa berjalan, apalagi harus melakukan olahraga berat. Tapi pernyataan 'usia hanyalah angka' tampaknya berhasil dibuktikan oleh nenek bernama Takishima Mika atau biasa dikenal Takimika tersebut.

Baca juga: 4 Latihan Aerobik untuk Menurunkan Berat Badan, Dicoba Yuk 

Pada kenyataannya nenek yang tepat berusia 90 tahun pada 15 Januari 2021 ini justru lebih aktif daripada kebanykan orang berusia 20 tahun. Ia bahkan memiliki tubuh yang jauh lebih bugar dibandingkan dengan orang berusia jauh di bawahnya.

Nenek Takimika instruktur aerobik tertua di dunia. (Foto: Facebook Women of a Certain Age)

Sebagimana dilaporkan laman Oddity Central, Takimika merupakan instruktur kebugaran tertua di Jepang dan telah menjadi artis. Bukan karena dia masih aktif di dunia olahraga, tapi Takimika juga memiliki bentuk fisik yang sangat baik dan kerap memberikan senyuman manis.

Baca juga: Aerobik Ringan 30 Menit di Rumah Bisa Membuat Anda Bahagia Loh 

Ternyata ketertarikan Takimika berawal saat dirinya sudah berusia 60 tahun. Awalnya ia menganggap dirinya gemuk dan tidak tertarik olahraga apa pun. Namun, komentar yang diberikan suaminya mengenai berat badan telah membawa banyak perubahan dalam kehidupannya di usia 65 tahun.

"Pada masa itu saya lebih dari sekadar sedikit gemuk. Ukuran celana saya dua kali lipat dari sekarang. Namun dengan keras kepala saya menolak untuk mengakui kelebihan berat badan. Suatu hari suami saya berkomentar tentang berat badan saya, dan saat itulah saya memutuskan bergabung dengan pusat kebugaran," terang Takimika.

Ia akhirnya berhasil mencapai tujuannya dengan mengurangi bobot sebanyak 15 kilogram dalam waktu 5 tahun. Meski berat badannya telah turun, Takimika terus berlatih karena kecintaannya terhadap kebugaran hingga menetapkan tantangan baru dalam dirinya.

"Saya hanya masuk ke pusat kebugaran karena saya ingin menurunkan berat badan. Setelah saya melakukan itu, bagaimanapun saya memutuskan untuk memiliki bokong yang kencang seperti wanita Brasil. Kemudian, setelah saya mencapai itu saya ingin bahu lebar dan pinggang yang seksi. Pencapaian berikutnya adalah saya ingin mengajar kelas aerobik," lanjutnya.

Baca juga: Puluhan Lansia Berbondong-bondong Lakukan Senam Wulan, Apa Manfaatnya? 

Takimika baru menjadi instruktur kebugaran saat usianya menginjak 87 tahun karena dipaksa oleh pelatihnya sendiri. Setelah melihat minat dan semangtnya untuk berolahraga, Nakasawa Tomoharu yang merupakan pelatih Takimika sekaligus pemilik GYM Power Aging tidak membiarkan keterampilan tersebut lewat begitu saja.

Takimika telah bergabung dengan pusat kebugaran tersebut sejak usia 79 tahun. Ia tumbuh menjadi atlet yang sempurna dalam 8 tahun sejak itu.

"Setiap inci Takimika memancarkan cinta latihan. Dia juga bisa menjadi pembicara yang hebat, makin saya bekerja dengannya makin sia-sia dia jika datang ke sini hanya sebagai murid. Itulah sebabnya saya setengah memaksanya untuk mengambil peran sebagai instruktur kebugaran. Takimika awalnya menolak, tapi pencapaiannya melebihi harapan kami," pungkas Nakasawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini