Lebih Baik Mana, Minum Vitamin atau Lewat Suntikan?

Antara, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 06:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 612 2428053 lebih-baik-mana-minum-vitamin-atau-lewat-suntikan-VvjOXMh4gk.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

DEMI menjaga kesehatan tubuh di tengah Pandemi Covid-19, konsumsi multivitamin biasanya menjadi salah satu solusi. Tapi bagi beberapa orang asupan multivitamin dirasa tidak cukup.

Oleh karena itu, ada beberapa orang yang memilih untuk suntik vitamin. Biasanya, vitamin yang akan disuntikan ke tubuh adalah vitamin C.

Memang, pada dasarnya vitamin bisa didapatkan dari beragam makanan sehat, sayangnya konsumsi harian terkadang tidak mencukupi kebutuhan, karenanya penting untuk menambahkannya dengan suplemen atau suntik. Namun mana yang lebih baik, dengan konsumsi suplemen atau melalui injeksi?

"Ketika memberikan suntikan, maka tidak lama kadarnya akan mencapai tinggi dalam darah kita. Kalau suplemen, dia juga akan menaikkan level vitamin C tapi tidak secepat atau setinggi kalau kita berikan melalui suntikan," ujar dr Robert Sinto, SpPD-KPTI, dokter konsultan Tropik Infeksi RSCM.

Suntik vitamin

Suntik vitamin memang terbukti dapat meningkatkan efektivitas yang lebih lebih cepat dibandingkan dengan suplemen tablet. Namun bagi orang-orang yang memiliki masalah lambung, ada baiknya memilih melakukan injeksi vitamin.

Akan tetapi, usai suntik vitamin juga perlu meminum suplemen tambahan karena yang dibutuhkan oleh tubuh bukan hanya satu jenis vitamin saja. Karena, vitamin bukan hanya satu jenis atau satu obat, vitamin itu ada banyak jenisnya. 

"Setelah suntik harus dilanjut dengan tablet minum yang diberikan, mengapa? karena ada masa durasi kerja dari vitamin yang disuntikkan, nah sesudah itu kita perlu mengkombinasi dengan sediaan vitamin dalam bentuk minuman jadi harus jalan dua-duanya," kata dr Robert.

Kebutuhan vitamin pun berbeda untuk setiap orang, tergantung dari jenis kelamin, umur serta faktor penyakit. Untuk mendapatkan vitamin yang sesuai, setiap orang harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.

"Setiap vitamin itu kan ada pertimbangan masing-masing dari dokter yang merawat, pada dasarnya vitamin itu dibutuhkan oleh tubuh jadi sifatnya aman," ujar dr Robert.

"Tapi untuk tujuan-tujuan tertentu kalau memang sudah memiliki penyakit kronik lama baiknya dikonsultasikan dulu ke dokter demi keamanan bersama," lanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini