Pemisahan Sampah Plastik Harus Dimulai dari Rumah

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 612 2428722 pemisahan-sampah-plastik-harus-dimulai-dari-rumah-JkTEn4XwgG.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KESADARAN bijak berplastik nampaknya sudah melekat di kalangan warga ibu kota. Hal ini perlu terus diterapkan agar bisa membantu mengurangi sampah plastik.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, timbunan sampah tahun 2020 mencapai 67,8 juta ton, dimana 15%-nya terdiri dari sampah plastik. Dari jumlah ini, 88,17% sampah plastik masih diangkut ke TPA atau bahkan berserakan di lingkungan.

Kemudian dalam Permen LHK no. 75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, ada road map yang jelas dan terukur dalam mendukung upaya pengumpulan dan daur ulang sampah, utamanya sampah plastik.

Sampah

Kepala Bidang Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Agung Pujo Winarko, S.Si, M.Si mengatakan, sampah plastik bisa didaur ulang. Maka perlu pemilahan sampah yang tepat dari rumah.

"Pemilahan sampah diatur dalam Pergub 77 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW, sehingga semakin banyak sampah yang dapat dikelola dengan lebih baik lagi," katanya.

Dia menambahkan, masyarakat harus cermat memilah sampah. Kegiatan ini bahkan bisa dimulai dari rumah.

Setelah memilah sampah plastik, Anda bisa mengakses bank sampah. Sampah plastik sebagian besar bisa didaur ulang.

"Masyarakat kini lebih mudah mengakses dan memanfaatkan bank sampah terdekat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menggalakkan digitalisasi bank sampah," tambahnya.

Sementara itu, Head of Corporate Affairs and Sustainability Unilever Indonesia Nurdiana Darus menuturkan, edukasi memilah sampah juga penting dilakukan. Dalam sehari misalnya, masyarakat bisa memisahkan sampah plastik daur ulang dengan sampah dapur lainny.

"Semua generasi jadi lebih peduli lingkungan dan lebih bertanggung jawab terhadap kemasan yang mereka gunakan, terutama kemasan plastik.

Ia setuju jika kesadaran untuk menanamkan kebiasaan memilah sampah plastik bisa dimulai dari rumah. Hal ini sangat bermanfaat untuk diri sendiri, masyarakat maupun lingkungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini