HUT Ke-494 DKI Jakarta, Mengulik Rahasia Kebaya Encim

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 194 2428958 hut-ke-494-dki-jakarta-mengulik-rahasia-kebaya-encim-yuBmXeZMkM.jpg Kebaya Encim (Foto : Instagram/@rumisiddharta)

HARI ini HUT ke-494 DKI Jakarta. Ya, setiap tanggal 22 Juni, sang Ibu Kota merayakan 'kelahirannya' dan parade kini dilakukan virtual mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Jika membahas DKI Jakarta, maka yang ada di benak Anda tak jauh-jauh dari Monas, ondel-ondel, atau kerak telor. Tapi, ada satu atribut yang tak boleh dilupakan yaitu kebaya encim.

Ya, busana warna-warni yang digadang-gadang lahir dari kultur Tionghoa itu selalu ada di acara penting yang menyangkut DKI Jakarta. Tapi, tahukah Anda kalau kebaya encim punya rahasia yang belum banyak orang tahu?

Kebaya Encim

"Awalnya, kebaya noni itu dari peranakan Belanda, di mana kebaya itu warnanya putih dan menggunakan renda. Lalu ada kebaya nyonya yang dipakai oleh nyonya-nyonya Tionghoa. Warnanya cerah, warna-warni. Itu dia tepatnya kebaya yang biasa disebut kebaya encim. Aksesorinya biasa pakai konde dan tusuk konde," papar disainer Musa Widyatmodjo.

Baca Juga : Megi Efriater Padukan Kebaya Encim dengan Kerancang Khas Luak Limopuluah

Kebaya Encim

(Foto : @rumisiddharta)

Pemakaian kebaya encim pun tak sembarang. Jadi, jika Anda mau mengenakan busana ini harus tahu dulu makna di balik setiap warnanya. "Kebaya encim warna putih-biru dihubungkan dengan duka cita atau berkabung. Lalu kalau yang warna-warni sifatnya untuk pesta, tepatnya warna fuschia dan hijau turquoise, bukan merah, ya," terang Musa.

Jika selama ini kebaya encim dikaitkan dengan kultur Betawi, ternyata ada kesalahpahaman di sana. Sebab, suku Betawi-nya sendiri pun punya kebaya khasnya yaitu Kebaya Betawi.

"Kebaya Betawi itu bentuknya seperti Kebaya Kartini. Lalu, kebaya Betawi polos dan tidak ada bordir. Biasanya kebaya ini dilengkapi dengan pemakaian kerudung karena pengaruh masuknya agama Islam. Kebaya Betawi juga selalu dihubungkan dengan kain panjang dan bros," ungkap Musa.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini