Share

Napak Tilas Budaya Nongkrong di Jakarta, dari Pusat hingga Selatan

Muhammad Sukardi, Okezone · Selasa 22 Juni 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 612 2429225 napak-tilas-budaya-nongkrong-di-jakarta-dari-pusat-hingga-selatan-IqdpwCcQZ9.jpg Bioskop Mobil. (Foto: Instagram/@renjana.daily)

IBU Tiri tak sekejam Ibu Kota. Kalimat itu mungkin sering didengar anak 90-an, mengingat dahulu orang-orang harus migrasi ke Jakarta jika ingin sukses. Ya, Jakarta memang menjadi tempat tujuan para perantau yang ingin mengadu nasib.

Meskipun tidak semua orang berhasil di Jakarta, tapi ada kesamaan yang mereka miliki, yakni kebersamaan. Tidak heran, jika kemudian ada beberapa tempat yang terkenal sebagai lokasi nongkrong.

Ya, budaya hangout atau nongkrong sudah lama terjaga di Jakarta. Hingga sekarang, Jakarta masih tetap seru untuk dijadikan tempat hangout muda mudi maupun pasangan dewasa yang ingin mengulang kembali momen bersama di masanya.

Di setiap era, DKI Jakarta punya budaya nongkrong yang beda-beda, mulai dari hangout di mall hingga taman ria. Artikel ini coba merangkum kembali kenangan indah momen hangout per era dimulai dari 1950 hingga sekarang. Penasaran?

Berdasar data yang dihimpun Litbang MNC Portal, berikut beberapa lokasi hangout sesuai eranya di Jakarta:

1. 1950-an

Tempat Nongkrong

Bioskop menjadi tempat hangout remaja pada tahun 1950-an. Buku karya Firman Lubis berjudul 'Jakarta 1950-1970' memberikan cerita keseharian orang Jakarta pada masa itu, berkumpul di bioskop menjadi salah satunya.

Bioskop Menteng adalah salah satu tempat hangout remaja Jakarta yang terkenal pada saat itu. Berlokasi di Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kini tempat tersebut telah berubah menjadi kompleks perbelanjaan Menteng Huis.

Bioskop yang dibuka pada tahun 1950 ini merupakan proyek bioskop pertama arsitek Belanda J. M. Groenewegen. Bioskop ini lengkap dengan bar, restoran kafe, dan juga teras menjadi tempat yang tepat untuk bersantai dan berkumpul bersama teman-teman.

2. 1960-an

Tempat Nongkrong

Tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, tempat nongkrong di era 1960-an yang sangat hits masih di bioskop. Salah satu bioskop yang juga populer di masa ini adalah Bioskop Megaria yang sebelumnya bernama Bioskop Metropole.

Tidak hanya pada tahun 1960-an, bioskop ini masih populer di kalangan mahasiswa hingga 1990-an karena lokasinya yang dekat dengan kantor pusat partai-partai dominan, mengingat saat itu bersamaan adanya gejolak politik di Indonesia.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

3. 1970-an

Tempat Nongkrong

Saat pandemi seperti sekarang, muncul tren drive-in cinema alias nonton bioskop dari mobil masing-masing. Siapa sangka bahwa cara hangout ini sudah ada sejak tahun 1970-an di Jakarta. Sejak peresmiannya di tahun 1970, Teater Mobil Ancol menjadi tempat hangout ini menjadi ikon baru bagi lokasi hiburan di Jakarta.

Seiring bertambahnya antusiasme pengunjung, pihak pengelola Ancol kemudian mengembangkan lokasi hiburan tersebut hingga menjadi lokasi wisata yang kita kenal sebagai Taman Impian Jaya Ancol. Sayangnya, kini Teater Mobil Ancol sudah tidak beroperasi lagi dan dijadikan sebagai lahan parkir kawasan hiburan Ancol.

4. 1980-an

Tempat Nongkrong

Jalan-Jalan Sore atau JJS menjadi tren yang populer di tahun 80-an. Daerah Blok M atau Melawai menjadi tempat gaul bagi remaja Jakarta pada masa itu. Berbagai lokasi nongkrong yang berada di daerah tersebut dijadikan tempat untuk mengekspresikan diri sekaligus ajang tebar pesona anak-anak remaja 80-an, lewat fashion, musik, dan budaya populer lainnya.

Ramainya hiruk pikuk di tempat gaul bagi remaja Jakarta saat itu, membuat daerah ini sering kali dijadikan sebagai latar dari beragam karya seni tahun 80-90an, seperti novel dan film.

5. 1990-an

Tempat Nongkrong

Taman Ria Senayan adalah salah satu tempat hits remaja di tahun 1990-an, bahkan popularitas tempat hangout ini sudah sejak tahun 70-an pada saat pertama kali dibangun.

Pada saat itu, lokasi ini merupakan taman terbuka hijau dan memiliki danau buatan yang luas sehingga lokasi ini menjadi lokasi yang tepat untuk sekedar bersantai dan bergaul.

Kemudian di akhir 90-an, tempat wisata ini dijadikan sebagai taman bermain atau amusement park dengan menambahkan beberapa wahana yang dapat dinikmati oleh anak muda Jakarta. Dilengkapi dengan kafe, tempat ini menjadi lokasi yang ramai dipilih oleh para remaja untuk menghabiskan waktu.

6. 2000-an

Tempat Nongkrong

Di era 2000-an, tempat-tempat untuk hangout sudah lebih beragam, terlebih dengan banyaknya pusat perbelanjaan saat itu. Namun apabila kita bicara tentang sejarah, saat ini ada, lho, tempat hangout yang dibuat untuk membangkitkan jiwa-jiwa muda di beberapa dekade lalu, M Bloc Space salah satunya.

M Bloc Space dibangun untuk membangkitkan lagi jiwa Blok M di tahun 1950-1980-an sebagai pusat komunitas kreatif, termasuk Blok M Jazz (JAMZ) dan Teater Bulungan.

Tempat ini sekarang dijadikan sebagai tempat hangout para remaja, khususnya bagi komunitas kreatif lokal. Hal unik dari tempat ini adalah turut mempromosikan gaya hidup berjalan kaki atau walking culture sehingga para pengunjung tidak disediakan tempat parkir.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini