Deretan Vitamin dan Suplemen untuk Menambah Imunitas, Terbukti Secara Medis Loh

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 23 Juni 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 612 2429847 deretan-vitamin-dan-suplemen-untuk-menambah-imunitas-terbukti-secara-medis-loh-NJ2NjfQzdx.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENAMBAHAN kasus positif Covid-19 kembali meningkat di Indonesia. Peningkatan tajam ini disinyalir tidak lepas karena adanya varian delta, mutasi Covid-19 di Indonesia.

Pasalnya, mendapat vaksin saja tidak cukup untuk mencegah virus tersebut. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan).

Tingginya pasien Covid-19 pun membuat banyak rumah sakit menerapkan pembatasan kapasitas. Karenanya, sebisa mungkin kita harus tetap sehat di masa pandemi agar tidak perlu dilarikan ke rumah sakit.

Konsumsi vitamin pun menjadi salah satu cara meningkatkan imunitas tubuh. Lantas, apa saja jenis vitamin dan suplemen tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang? Merangkum Medicine Net, sudah ditinjau secara medis, mari simak ulasannya berikut di bawah ini.

Vitamin

Vitamin C

Secara umum, vitamin C bisa membantu kita melawan pilek lebih cepat atau meredakan gejala pilek jika diminum sebelum sakit. Sebagai antioksidan, vitamin C disebutkan bisa membantu mengurangi peradangan.

Vitamin D

Punya fungsi utama membantu tubuh mempertahankan kadar kalsium dan fosfor darah yang optimal, yang secara alami bisa didapatkan melalui paparan sinar ultraviolet matahari atau melalui suplemen dan makanan yang dimakan. Dengan mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, bisa membantu untuk melindungi kita dari infeksi pernapasan.

Berdasarkan studi klinis yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, suplementasi vitamin D secara signifikan mengurangi kemungkinan infeksi saluran pernapasan loh.

Vitamin B Complex

Vitamin B6 juga sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar dalam kondisi prima. Pastikan untuk mendapatkan cukup vitamin B sebagai suplemen, sebagai bagian dari diet harian Anda. Contohnya bisa dari asupan sereal atau dalam multivitamin.

Zinc

Mengonsumsi pelega tenggorokan dengan kandungan zinc, atau obat flu yang mengandung zinc di dalamnya bisa membantu mempersingkat durasi pilek rhinovirus. Zinc juga membantu gejala-hidung tersumbat, drainase hidung, sakit tenggorokan, dan batuk. Zinc diketahui juga bisa bekerja membantu memproduksi dan mengaktifkan sel-T (limfosit-t), yang memicu tubuh untuk merespons infeksi.

Suplemen

Jamur

Tahukah Anda jika jamur itu kaya akan selenium dan vitamin B seperti riboflavin dan niacin, yang mana zat dibutuhkan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap berjalan optimal. Selain itu, jamur juga tinggi polisakarida, molekul seperti gula yang meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Propolis

Pasti sudah sering dengar suplemen satu ini bukan? Ya, propolis memang cocok untuk dikonsumsi agar meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ia juga bekerja sebagai agen antioksidan dan anti-inflamasi. Beberapa bukti menunjukkan bahwa propolis dapat membantu mencegah atau mengurangi durasi flu dan infeksi saluran pernapasan atas lainnya.

Acai berry

Buah satu ini dikayakan sebagai antioksidan yang kuat dan stimulator sistem kekebalan tubuh. Disebutkan lebih lanjut, para peneliti bahkan mempelajari acai berry sebagai pengobatan potensial untuk semua jenis kondisi, dan sering disebut-sebut sebagai pendukung kesehatan secara umum dan mendukung fungsi kekebalan tubuh.

Bawang putih

Hadir dengan sifat antivirus, bawang putih dapat membantu mengurangi keparahan gejala pilek, flu, atau infeksi Covid-19. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih selama musim dingin terkena flu lebih sedikit daripada orang-orang yang mengonsumsi pil plasebo.

Bawang putih juga dapat mempersingkat durasi flu. Untuk konsumsi, bawang putih bisa dikonsumsi dalam bentuk bawang putih segar atau bentuk suplemen.

Kunyit

Tanaman yang bukan hanya untuk memasak, tapi sudah dikenal juga fungsinya sebagai obat. Kerap digunakan dalam metode pengobatan untuk aktivitas analgesik dengan sifat anti-inflamasi, dan antiseptiknya. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Molecules, kunyit diketahui bisa membantu melawan peradangan dan membantu respons kekebalan tubuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini