Kenali Gejala Keracunan Karbon Monoksida ketika Berada Dalam Mobil

Ahmad Haidir, Jurnalis · Rabu 23 Juni 2021 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 612 2429900 kenali-gejala-keracunan-karbon-monoksida-ketika-berada-dalam-mobil-paGpLFeeuF.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

TERKADANG ketika menunggu seseorang kita lebih nyaman berada di dalam mobil. Apalagi, dengan pandemi yang mengharuskan kita menjaga jarak dengan orang lain, menunggu di dalam mobil nampaknya menjadi solusi terbaik.

Tanpa sadar, kita mungkin bisa tertidur di dalam mobil, mungkin karena mendengarkan alunan musik ataupun karena AC yang dingin. Tapi, tidur di dalam kabin mobil dengan kondisi AC menyala tidak baik loh. Telah banyak kasus meninggal, lantaran tidur di dalam mobil.

Melansir informasi dari Gulfnews, para ahli medis menyebutkan bahwa sebaiknya para pengguna mobil untuk tidak tidur di mobil dengan keadaan AC menyala. Seseorang dapat meninggal karena lemas akibat tidur di mobil dengan keadaan AC menyala, baik itu mobil yang sudah lama atau pun mobil baru.

Tidur di mobil

Ini juga didukung dengan hasil penelitian Dr Babu Shershad dari First Medical Centre di Dubai, yang menyatakan bahwa ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan masalah kesehatan saat seseorang tidur di dalam mobil dalam keadaan AC yang menyala.

Jika fitur mekanis mobil tidak sejajar dapat memungkinkan kebocoran knalpot mobil ke kabin kendaraan saat seseorang sedang tidur yang kemudian dapat meningkatkan risiko mati lemas. Ketika mesin tetap dinyalakan dalam kurun waktu yang cukup lama maka dikhawatirkan gas polutan atau gas buang berbahaya yang berupa karbon monoksida (CO) akan masuk ke dalam kabin.

Gas monoksida tersebut termasuk gas beracun yang tidak berwujud, tidak berwarna dan tidak berbau. Tentu saja, gas monoksida (CO) tersebut sangat berbahaya bagi siapa pun yang mengirupnya.

Efek menghirup gas monoksida tersebut akan membuat badan Anda lemah serta darah aliran darah menjadi lambat dalam mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Dampak yang dirasakan yaitu tubuh akan terasa pusing, lemas, tidak sadar, lemah serta dapat menyebabkan resiko meninggal.

Namun, hal itu berbeda saat Anda sedang berkendara dengan menyalakan AC. Anda akan sadar betul jika terjadi kebocoran dan perubahan suhu di dalam mobil. Jika suhu sudah mulai panas dan pengap maka Anda dengan spontan menurunkan jendela mobil untuk mencari udara segar.

Hal ini akan berbeda tentunya jika Anda sedang tidur dalam mobil dengan AC menyala. Anda tidak akan merasakan perubahan suhu dalam mobil yang dapat mengakibatkan Anda rentan terhadap penumpukkan panas dan akumulasi CO.

Jadik, ada baiknya mencegah dan hindari untuk tidur dalam kabin mobil dengan kondisi AC menyala. Jika Anda memang sedang menunggu seseorang dalam jangka waktu lama dan dalam kondisi ngantuk, maka matikan mobil Anda segera dan bukalah sedikit jendela mobil. Hal ini berguna untuk memberikan sirkulasi udara yang segar dan aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini