Viral Warteg Legendaris Harga Bintang 5, Sudah Jualan 44 Tahun Loh

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 298 2430009 viral-warteg-legendaris-harga-bintang-5-sudah-jualan-44-tahun-loh-KttnvOztJM.jpg Warteg Viral. (Foto: YouTube/anak kuliner)

BAGI para mahasiswa, warteg mungkin menjadi salah satu tempat makan favorit. Bagaimana tidak, selain kuantitas nasi yang ditawarkan, warteg juga memang terkenal dengan harganya yange membumi.

Tapi kenyataannya tidak semua warteg memiliki harga yang murah loh. Warteg satu ini ternyata seharga bintang lima, dan memang sudah melegenda.

Sebelumnya kita harus mengenal dulu Warteg alias Warung Tegal, merupakan warung makan yang umum ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Harganya juga terjangkau, bahkan mulai dari Rp10 ribu Anda bisa makan kenyang dan enak.

Tapi warteg yang satu ini berbeda dari segi harga, karena dibanderol lebih mahal dari warteg pada umumnya. 

Warteg

Dikutip dari channel YouTube Anak Kuliner, Koh Felix sebagai food vlogger mendatangi warteg di Jalan Mangga, Glodok, Jakarta Barat di mana harganya cukup mahal dibandingkan warteg lainnya.

Tak hanya relatif lebih mahal, tapi warteg satu ini cukup legendaris karena sudah berdiri 44 tahun atau sejak 1978. Dan disebut-sebut sebagai warteg Sultan.

"Di sini gue pengen nyamperin salah satu warteg yang bisa dibilang legend, viral dan terkenal. Ini namanya warteg gang Mangga," kata Kok Felix.

Populernya warteg satu ini karena menyediakan berbagai macam lauk pauk, seperti ayam goreng, ayam bakar, mi goreng, hingga aneka tumisan sayuran.

Koh Felix memesan nasi, ikan, cumi asin, telur dadar, gorengan dan mi goreng harganya hingga Rp50 ribu.

Ia mengatakan, harga yang dibanderol cukup tinggi sebanding dengan rasanya. Bumbunya cukup berani, sehingga rasanya menjadi semakin lezat.

"Enak sih. Walau harganya sedikit pricing. Cuma menurut gua sesuai dengan rasa dan terkenalnya," ujarnya.

Sementara itu dikutip dari berbagai sumber, Warteg pada awalnya banyak dikelola oleh masyarakat dari dua desa di Kabupaten Tegal, dan satu desa di Kota Tegal, yaitu warga desa Sidapurna, Sidakaton Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal dan Krandon. Mereka mengelola warung tegal secara bergiliran (antar keluarga dalam satu ikatan famili).

Di Jabodetabek sendiri, jumlah warteg lebih dari 34.000 warung. Dalam satu kawasan, bisa ada lebih dari lima warteg, sehingga Anda akan dengan mudah menemukannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini