Perusahaan Asal Inggris Kembangkan Alat untuk Deteksi Virus Covid-19 di Udara

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 612 2430319 perusahaan-asal-inggris-kembangkan-alat-untuk-deteksi-virus-covid-19-di-udara-sWYV40Luyl.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 yang belum usai memang membuat banyak orang masih waspada. Apalagi, saat ini ada varian virus baru yang membuat Covid-19 semakin mudah tersebar.

Karena itu, tes Swab pun semakin gencar dilakukan di berbagai negara, demi memutus rantai persebaran. Tapi, cara manual tersebut dianggap masih sulit lantaran memerlukan banyak biaya dan waktu. Karenanya, memanfaatkan teknologi sebuah perusahaan mencoba mendeteksi virus secara otomatis.

Ialah Kromek, perusahaan teknologi berbasis di Sedgefield, Inggris yang diketahui tengah menguji coba mesin pendeteksi partikel virus corona. Kromek menyebutkan, mesin ini bisa membantu untuk memberikan peringatan dini tentang penyebaran Covid-19 atau virus lainnya. Sehingga memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap adanya potensi wabah.

Dua unit mesin pendeteksi virus corona yang dikembangkan tersebut, hadir dalam bentuk seperti mesin printer. Saat ini diuji coba dengan diletakkan di Bandara Internasional Teesside dan satu sekolah dasar setempat.

Mesin Kromek

Lalu bagaimana cara kerja mesin pendeteksi virus corona tersebut? Mengutip Sky News, Kamis (24/6/2021), pertama-tama mesin akan menyedot udara kemudian mengubahnya menjadi cairan yang kemudian dapat dianalisis untuk mengidentifikasi patogen di udara menggunakan pengurutan DNA.

Dikatakan lebih lanjut, dikatakan unit mesin bisa bekerja secara otomatis lalu memberikan hasil waktu nyata tanpa perlu adanya ilmuwan atau sampelnya langsung dikirim ke laboratorium.

Menariknya, metode aplikasi baru untuk penganalisis Kromek ini awalnya dikembangkan untuk memberikan perlindungan dari ancaman teroris untuk pasar keamanan Amerika dengan menyaring bahan peledak atau gas beracun.

CEO Kromek, Dr Arnab Basu mengatakan ia yakin sistem yang dikembangkan oleh perusahaannya tersebut, bisa berpotensi untuk memberikan perlindungan dari wabah atau pandemi di masa mendatang.

“Sistem kami dapat meningkatkan sistem Uji dan Pelacakan pemerintah dengan memungkinkan identifikasi dini potensi paparan virus sambil mendukung kembalinya pengunjung secara aman ke ruang publik seperti transportasi massal, gerai ritel, dan tempat hiburan," jelas dia.

"Kami juga percaya bahwa pemantauan berkelanjutan dengan sistem kami, yang dapat menguji spektrum virus yang luas serta mutasi Covid-19, punya potensi signifikan untuk melindungi dari wabah pandemi di masa depan,” kata Dr Arnab Basu.

Hadirnya teknologi baru yang dikembangkan untuk bisa mendeteksi partikel virus corona di udara ini sendiri disambut positif oleh pejabat pemerintahan setempat, Ben Houchen selaku Wali Kota Teesside.

Dia menyebut, sistem ini bisa sangat berpengaruh dalam membantu membuka kembali industri penerbangan dan jadi dorongan yang sangat dibutuhkan untuk sektor industri yang hancur akibat pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini