Cek Fakta: Deretan Obat yang Harus Dibeli Ketika Isolasi Mandiri

Antara, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 612 2430429 cek-fakta-deretan-obat-yang-harus-dibeli-ketika-isolasi-mandiri-dpb29NShQ6.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SAAT ini memang belum ditemukan obat untuk Covid-19, meskipun banyak negara menggunakan berbagai macam produk obat untuk mengobati gejala lain seperti panas atau sesak napas. Di Indonesia sendiri menyebut ivermectin memiliki potensi menjadi obat Covid-19.

Seperti obat-obat penyakit lain yang berpotensi untuk pencegahan dan atau pengobatan Covid-19, ivermectin pun tengah diuji efektivitas dan keamanannya untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

Tapi, ada pesan berantai muncul di media sosial mengenai resep obat yang dapat digunakan seseorang saat menderita Covid-19. Resep itu diklaim sama seperti obat yang digunakan di rumah sakit untuk mengobati para pasien Covid-19.

Obat

"Kalau ada yg kena covid tidak perlu panik dan tidak harus ke RS kalau memang tidak terlalu parah sesak napas sampai perlu ICU dan ventilator, karena saat ini RS khusus covid semua penuh.

 

Bisa diobati sendiri, obat di RS untuk pasien covid seperti ini:

- Antibiotik:

azitromycin atau zitrothromax 500 mg diminum 10 hari

- Antivirus:

fluvir 75

- Anti batuk dan kluarin dahak:

fluimucil 200mg

- Anti radang:

Dexamethasone 0,5

- Turun panas:

Paracetamol, sanmol

- jgn panik dan Stress.

 

Untuk jaga imun diatas 55 thn

Tetap hrs minum multi vitamin C 1000 mg .

D 5000 Iu .

E 400 Iu .

Zinc zat (besi )dan usahakan berjemur matahari pagi hari setidaknya 15 menit.

 

Lianghua sangat bagus untuk membantu meredakan gejala spt batuk dan sesak napas diminum 3x4 kapsul sehari

Silahkan di share ke semua yg membutuhkan, semoga dapat membantu dan cepat sembuh

Namun, benarkah resep obat COVID-19 tersebut?

Dokter spesialis paru Erlang Samoedro mengatakan obat harus diberikan sesuai kondisi pasien agar mengurangi risiko efek samping dari pengonsumsian obat tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat tidak boleh mengonsumsi obat yang beredar di pesan berantai tersebut secara sembarangan. Dokter Adam Prabata mengatakan obat-obat itu dapat memiliki efek samping pada pengguna jika tidak dikonsultasikan kepada dokter.

Kementerian juga telah menerbitkan panduan isolasi mandiri di rumah. Panduan itu dapat dilihat di situs Covid.go.id dengan yaitu materi panduan isolasi diri bagi masyarakat umum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini